Serang, Bantentv.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Banten memaksimalkan perbaikan jalan rusak di sejumlah ruas jalan provinsi.
Langkah ini dilakukan agar jalur mudik yang melintasi wilayah Banten lebih layak dan nyaman dilalui kendaraan. Sebagai daerah yang menjadi titik krusial pergerakan pemudik, kondisi jalan rusak menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, berdasarkan diskusi bersama Kementerian Perhubungan beberapa hari lalu, perbaikan jalan rusak ditargetkan rampung paling lambat 10 hari sebelum Lebaran.
Baca Juga: Jalan di Banten Rampung Sebelum H-10 Lebaran
Target tersebut ditetapkan guna menjamin kelancaran arus mudik dan meminimalkan risiko kecelakaan akibat jalan rusak.
Untuk mempercepat penanganan, Dimyati mengaku telah memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar segera menginventarisasi seluruh titik jalan rusak di wilayah provinsi.

Ia menyebut, jumlah jalan rusak di jalur mudik terbilang cukup banyak sehingga perlu penanganan yang cepat dan terukur.
“Kita maksimalkan perbaikan jalan-jalan yang ada. Saya sudah minta ke Kadis PUPR untuk mengitervarisir daftar masalah dari jalan-jalan provinsi yang ada, yang rusak atau bolong, atau yang lain sebagainya,” ujar Dimyati.
Dimyati juga mengungkapkan bahwa dirinya sering turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi jalan rusak di berbagai titik. Berdasarkan hasil pantauan, masih terdapat sejumlah kerusakan dengan kondisi jalan rusak yang memerlukan perbaikan segera.
Oleh karena itu, Dinas PUPR diminta bekerja ekstra agar seluruh jalan rusak di jalur mudik dapat ditangani tepat waktu.
Pemerintah Provinsi Banten berharap perbaikan jalan rusak yang dilakukan secara maksimal dapat mendukung kelancaran arus mudik.
Editor Siti Anisatusshalihah