Bantentv.com – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Moch Irfan Yusuf (Gus Irfan), menyatakan bahwa evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 akan difokuskan pada dua aspek penting, yakni pelayanan jemaah di Mina dan penguatan istithaah kesehatan.
Hal kedua tersebut dinilai menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jemaah pada musim haji mendatang.
Menurutnya, meski pelaksanaan ibadah haji tahun ini berlangsung relatif baik, hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat sejumlah catatan yang perlu diperbaiki.
Layanan Mina Masih Menjadi Tantangan
Dalam proses evaluasi yang dilakukan, pelayanan di Mina menjadi salah satu fokus utama. Menhaj menilai kawasan Mina masih menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan ruang yang harus menampung jumlah jamaah yang terus meningkat setiap tahun.
“Jujur untuk Mina kemarin saya jauh dari puas, sehingga tahun depan harus kami cermati lagi bagaimana pergerakan di Mina,” dikutip dari laman resmi Kemenhaj RI.
Baca Juga: Fase Mina Hari Tasyrik Kedua Lancar, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas
Menurut Menhaj, hasil evaluasi terhadap pergerakan jemaah di Mina akan menjadi bahan penting untuk menyusun langkah-langkah perbaikan pada penyelenggaraan haji tahun berikutnya.
Penguatan Istithaah Kesehatan
Selain pelayanan di Mina, evaluasi haji tahun ini juga menyoroti aspek kesehatan jemaah. Menhaj mengapresiasi penurunan angka jemaah wafat yang mencapai hampir 50 persen dibandingkan musim haji sebelumnya.
Meski begitu, masih ditemukan sejumlah jemaah yang setibanya di Arab Saudi langsung membutuhkan perawatan medis di rumah sakit.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Kementerian Haji dan Umrah untuk memperkuat penerapan istithaah kesehatan sebelum pemberangkatan.
“Kami tidak bicara usia, tapi bicara kesehatan. Tahun ini ada yang usianya lebih dari 100 tahun dan tetap bisa berangkat karena sehat,” katanya.
Sebagai tindak lanjut hasil evaluasi, Kementerian Haji dan Umrah berencana mendorong pelatihan kesehatan calon jemaah dilakukan lebih awal. Langkah ini diharapkan dapat membantu calon jemaah mempersiapkan kondisi fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Editor Siti Anisatusshalihah