Bantentv.com – Pemerintah Arab Saudi mulai menyiapkan penyelenggaraan musim haji 1448 H/2027 M dengan merilis jadwal operasional yang akan menjadi acuan bagi negara-negara pengirim jemaah, termasuk Indonesia.
Pengumuman ini disampaikan di tengah dimulainya fase kepulangan jemaah haji Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji 1447 H.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sebelumnya mengonfirmasi bahwa pemulangan perdana jemaah haji Indonesia dimulai pada Senin, 1 Juni 2026.
Pada hari pertama tersebut, sejumlah rombongan terbang (kloter) dijadwalkan berangkat dari Arab Saudi menuju Tanah Air secara bertahap.
Di saat yang bersamaan, persiapan musim haji tahun berikutnya juga mulai dilakukan. Berbagai pengalaman, evaluasi, dan pembelajaran dari penyelenggaraan musim haji tahun ini akan menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas layanan pada musim haji 1448 H/2027 M.
Persiapan Musim Haji Tahun Depan Dimulai Lebih Awal
Pemerintah Arab Saudi telah menyusun tahapan operasional musim haji 1448 H/2027 M secara bertahap. Jadwalnya mencakup proses pengaturan layanan, akomodasi, transportasi, penerbitan visa, hingga kedatangan jemaah ke Tanah Suci.
Baca Juga: Kloter Pertama Jemaah Haji Banten Tiba Hari Ini, 390 Orang Pulang ke Tanah Air
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan musim haji dapat berjalan lebih tertata, aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh jamaah.
Jadwal Operasional Musim Haji 1448 H/2027 M
Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan sejumlah tahapan penting dalam persiapan musim haji 1448 H/2027 M, mulai dari pengaturan layanan, kontrak investasi, hingga penerbitan visa.
- 12 Zulhijah 1447 H – 29 Mei 2026
Penerimaan dokumen pengaturan awal dan jadwal Musim Haji 1448 H. - 15 Muharram 1448 H – 30 Juni 2026
Mulai pengisian preferensi penginapan Makkah dan Madinah: distrik, jenis hotel/lodge, dan peringkat bintang. - 1 Safar 1448 H – 15 Juli 2026
Mulai aktivasi transfer dana ke dompet elektronik Nusuk Masar dan penunjukan maskapai serta pintu masuk udara. - 15 Safar 1448 H – 29 Juli 2026
Mulai dari konfirmasi retensi kemah, kontrak paket komprehensif, dokumentasi kontrak angkutan udara, preferensi distribusi kartu Nusuk, dan penyelesaian input preferensi hotel. - 30 Safar 1448 H – 13 Agustus 2026
Berakhirnya konfirmasi retensi kemah dan batas akhir penambahan operator perjalanan haji baru. - 1 Rabiulawal 1448 H – 14 Agustus 2026
Mulai dari rapat persiapan, preferensi pergerakan jamaah, kontrak layanan medis dan media, unggah data jemaah/delegasi, serta batas akhir rencana bisnis. - 15 Rabiulakhir 1448 H – 26 September 2026
Batas akhir pengumuman pendaftaran haji, penunjukan maskapai, kontrak layanan medis dan media, serta unggah data anggota Kantor Urusan Haji. - 28 Jumadilawal 1448 H – 8 November 2026
Penandatanganan Perjanjian Pengaturan Urusan Haji, perjanjian preferensi pergerakan jemaah, dan batas akhir dokumentasi kontrak maskapai. - 15 Rajab 1448 H – 24 Desember 2026
Batas akhir transfer dana kontrak paket komprehensif dan penyetoran ke dompet elektronik Nusuk Masar. - 15 Syakban 1448 H – 23 Januari 2027
Batas akhir kontrak paket komprehensif melalui platform Nusuk Masar. - 20 Syakban 1448 H – 28 Januari 2027
Batas akhir unggah data jemaah, pelatihan wajib dan sertifikat profesional, serta mulai mempublikasikan visa. - 1 Syawal 1448 H – 9 Maret 2027
Batas akhir dipublikasikan visa dan izin penerimaan membawa obat melalui Nusuk Masar. - 1 Zulkaidah 1448 H – 8 April 2027
Batas akhir pengajuan izin visa dan mulai kedatangan jemaah. - 20 Zulkaidah 1448 H – 27 April 2027
Mulai kunjungan inspeksi kemah bersama perusahaan penyedia layanan Saudi.
Editor Siti Anisatusshalihah