Bantentv.com – Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng, siap mewakili Indonesia pada ajang Miss Supranational 2026 yang akan digelar di Małopolska, Polandia, pada 13–31 Juli 2026.
Meski memiliki waktu persiapan yang relatif singkat, Agnes mengaku optimistis dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Indonesia di ajang kecantikan internasional tersebut.
Keberangkatan Agnes menjadi bagian dari komitmen Yayasan Puteri Indonesia (YPI) yang kembali mengirimkan wakilnya ke kompetisi dunia.
Pada Miss Supranational 2026, Agnes diselenggarakan bersaing dengan lebih dari 62 utusan dari berbagai negara.
Baca Juga: Agnes Rahajeng dari Banten Jadi Puteri Indonesia 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenang
Dalam konferensi pers Agnes Aditya Rahajeng Masuk Miss Supranational 2026 yang disiarkan melalui kanal YouTube Up Now Media pada Rabu, 1 Juli 2026, Agnes mengungkapkan bahwa dua bulan terakhir menjadi masa yang penuh pembelajaran baginya.
Perempuan kelahiran Amerika Serikat pada 13 Januari 2000 itu mengaku berusaha keluar dari zona nyaman demi mempersiapkan diri menghadapi kompetisi internasional.
“Sebelumnya aku bukan tipe yang ambisius, aku lebih ke tipe B yang go with flow. Tapi setelah terjun ke dunia pageant, setiap hari hidupku lebih terarah dan mindful untuk belajar dari siapa pun dan di mana pun agar jadi diri yang lebih baik karena aku bukan hanya membawa diri sendiri tapi juga Indonesia,” ujar Agnes.
Indonesia memiliki rekam jejak yang baik di ajang Miss Supranational, termasuk keberhasilan Harashta Haifa Zahra meraih mahkota pada tahun 2024. Namun, Agnes menegaskan bahwa pencapaian para senior tidak menjadi tekanan baginya.
Sebaliknya, Agnes menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk tampil maksimal dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
“Saya merasa terhormat dan bertanggung jawab karena Indonesia mempunyai warisan yang kuat, saya melihatnya sebagai motivasi,” katanya.
Menjelang keberangkatannya ke Polandia, Agnes menjalani berbagai program pembekalan. Kreator konten sekaligus model tersebut mendapatkan pelatihan fisik, penguatan mental, peningkatan wawasan, hingga kembali mengikuti kursus bahasa Inggris.
“Aku bahkan ikut les bahasa Inggris lagi supaya lebih fasih. Ada banyak ruang untuk aku meningkatkan diri aku bukan hanya fisik tapi juga pikiran,” jelas Puteri Indonesia perwakilan Banten itu.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Agnes. Menurutnya, meski waktu persiapan terbatas, YPI berupaya memberikan pembekalan secara maksimal.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya YPI berusaha yang terbaik untuk mempersiapkan para puteri. Enam tahun belakangan persiapannya mepet tapi beruntung kami mendapat pemenang yang matang dan siap jadi tinggal menggosoknya saja,” ujar Putri.
Putri menilai transformasi Agnes sangat signifikan, baik dari sisi penampilan, rasa percaya diri, hingga kemampuan berbicara di depan publik. Dengan bekal tersebut, YPI berharap Agnes mampu melanjutkan prestasi Indonesia di ajang Miss Supranational 2026.
Editor Siti Anisatusshalihah