Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah pada awal perdagangan Jumat, 6 Februari 2026. Tekanan jual sejak pembukaan membuat IHSG langsung turun ke zona merah.
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di level 7.945,04. Lima menit berselang, indeks kian tertekan dengan penurunan 160,87 poin atau 1,99 persen ke level 7.943,01.
Pelemahan ini memperpanjang tren negatif setelah sehari sebelumnya, Kamis (5/2), IHSG juga ditutup turun 42,83 poin atau 0,53 persen ke level 8.103,87.
Hingga awal sesi I, aktivitas perdagangan saham tercatat cukup aktif. Frekuensi transaksi mencapai 259,62 juta kali dengan volume perdagangan 5,16 miliar saham.
Baca Juga: IHSG Kembali Melemah ke Level 8.103, 349 Saham Berakhir di Zona Merah
Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp2,42 triliun, mencerminkan masih tingginya aktivitas investor meski pasar berada dalam tekanan.
Tekanan penjualan terlihat merata di pasar. Tercatat hanya 73 saham menguat, sementara 406 saham melemah dan 163 saham stagnan.
Seluruh indeks sektoral kompak bergerak turun, sejalan dengan pelemahan IHSG secara keseluruhan pada awal perdagangan ini.
Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham LQ45 justru mencatatkan penguatan signifikan, di antaranya:
- PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 28,26% ke harga Rp236
- PT Lion Metal Works Tbk (LION) melonjak 24,49% ke Rp605
- PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) menguat 24,31% menjadi Rp179
Sementara itu, tekanan terbesar di LQ45 dialami saham-saham berikut:
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 6,86%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 5%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terkoreksi 4,76%
Pergerakan IHSG pada awal perdagangan hari ini mencerminkan kehati-hatian investor yang masih tinggi. Pasar diperkirakan akan mencermati perkembangan sentimen lanjutan sepanjang sesi perdagangan berlangsung.
Editor AF Setiawan