Pandeglang, Bantentv.com – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pandeglang selama sepekan terakhir menyebabkan Sungai Ciliman meluap. Akibatnya, ratusan rumah warga di tiga kecamatan terendam banjir dengan ketinggian udara mencapai 1,5 meter. Tak hanya organisasi, fasilitas pendidikan juga terdampak sehingga aktivitas belajar mengajar dialihkan ke rumah.
Luapan Sungai Ciliman merendam 11 desa yang tersebar di Kecamatan Pagelaran, Patia, dan Sukaresmi. Ketinggian udara yang bervariasi membuat aktivitas warga terhenti total di sejumlah titik.
Dampak signifikan terlihat pada sektor pendidikan. SDN Pagelaran 4 terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka karena air masuk hingga ke area sekolah. Selain tidak dapat digunakan untuk proses belajar, gedung sekolah tersebut kini dialihfungsikan sebagai posko pengungsian sementara bagi warga yang terdampak banjir.
Baca Juga: Kapolda Banten Tinjau Lokasi Banjir di Kabupaten Pandeglang
Salah satu guru SDN Pagelaran 4, Rodiah, mengatakan pihak sekolah mengambil langkah cepat agar proses pendidikan siswa tetap berjalan.
“Proses pembelajaran terpaksa kami lakukan secara berani selama sepekan terakhir karena kondisi sekolah tidak memungkinkan. Selain terendam, gedung sekolah juga saat ini digunakan untuk tempat pengungsian warga,” ujar Rodiah, Sabtu, 17 Januari 2026.
Diketahui, ketinggian banjir di wilayah tersebut bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga 1,5 meter. Kondisi ini memaksa ratusan kepala keluarga untuk tetap siaga, bahkan sebagian warga telah mengevakuasi barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih aman.
Editor : Erina Faiha