Serang, Bantentv.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dan Gebyar Zakat di Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan ini menghadirkan Gubernur Banten Andra Soni, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) termasuk Wakapolda Banten beserta jajaran, tokoh agama, pejabat pemerintah daerah, dan masyarakat.
Acara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran serta partisipasi menunaikan zakat, infak, dan sedekah, terutama di bulan suci Ramadhan.
Ketua Baznas Provinsi Banten periode 2026–2031, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Baznas mendorong peningkatan penghimpunan zakat sekaligus memperluas penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengatasi permasalahan sosial, termasuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah, Bupati Lebak Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan di Bulan Ramadhan
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang baik agar berdampak signifikan bagi pembangunan sosial di daerah.
“Zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga instrumen sosial penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya aparatur sipil negara dan para muzaki di Banten, menyalurkan zakat melalui Baznas agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran,” kata Andra Soni.
Baca Juga: Peringati Nuzulul Qur’an, Bupati Ingatkan Orang Tua Bimbing Anak Untuk Terus Membumikan Al-Qur’an
Baznas Provinsi Banten juga memaparkan capaian program penyaluran bantuan sepanjang Januari–Desember 2025. Tercatat sebanyak 57.107 jiwa telah menerima manfaat dari berbagai program yang dijalankan Baznas, meliputi sektor kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah, dan advokasi. Program tersebut menyasar masyarakat fakir, miskin, serta kelompok rentan di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Melalui kegiatan ini, Baznas Banten berharap kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat, sehingga penghimpunan dana zakat lebih optimal dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun solidaritas sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten.
Editor : Erina Faiha