Bantentv.com – Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama bekerja sama dengan Australia Awards Indonesia serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran beasiswa S2 Double Degree.
Program beasiswa ini dibuka mulai 25 Januari hingga 15 Februari 2026 dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama.
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa peserta yang terpilih sebagai penerima beasiswa akan menempuh pendidikan selama dua tahun.
Baca Juga: Pascasarjana UPG Terakreditasi Baik, Siap Meningkatkan Pendidikan Berkualitas
Satu tahun pertama dijalani di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, kemudian dilanjutkan satu tahun berikutnya di program Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL), University of Canberra, Australia.
Menurutnya, program beasiswa double degree antara University of Canberra dengan UIN Sunan Ampel Surabaya ini merupakan pengembangan dari skema Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) co-funding yang selama ini diharapkan oleh LPDP.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses dan kualitas pendidikan bagi civitas akademika Kementerian Agama.
Sasaran Penerima Beasiswa
Kepala Puspenma, Ruchman Basori, menyampaikan bahwa beasiswa ini diperuntukkan bagi keluarga besar Kementerian Agama.
Sasaran penerima beasiswa meliputi pendidik seperti guru, ustadz, dan kiai, tenaga kependidikan pada satuan pendidikan dasar dan menengah keagamaan, dosen, alumni perguruan tinggi keagamaan (PTK), serta pegawai Kementerian Agama.
Ruchman juga mendorong civitas akademika di bawah pelatihan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, serta pendidikan Islam untuk mempersiapkan diri secara optimal.
Ia menegaskan bahwa beasiswa ini menjadi bagian dari upaya kaderisasi guru dan dosen Bahasa Inggris di lingkungan Kementerian Agama.
Syarat Pendaftaran Beasiswa
Calon pendaftar beasiswa wajib memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain merupakan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, atau pegawai di lingkungan Kementerian Agama, serta alumni perguruan tinggi keagamaan dan/atau alumni PBSB Kementerian Agama.
Pelamar juga harus memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal IELTS 6.0 dan/atau TOEFL ITP 500 yang masih berlaku sekurang-kurangnya hingga Juni 2026.
Selain itu, pelamar wajib memiliki IPK S-1 atau D-4 minimal 3,00 dalam skala 4, merupakan lulusan S-1 atau D-4 dari seluruh program studi, serta berusia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026.
Pelamar belum pernah atau sedang menempuh pendidikan magister dan dibuktikan dengan ijazah terakhir Sarjana atau Diploma IV.
Persyaratan lengkap lainnya dapat diakses di https://beasiswa.kemenag.go.id/.
Jadwal Seleksi Beasiswa S2 Double Degree
- Sosialisasi: 20 Januari – 15 Februari 2026
- Pendaftaran Beasiswa: 25 Januari – 15 Februari 2026
- Seleksi Administrasi: 15 – 17 Februari 2026
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 18 Februari 2026
- Seleksi Tes Akademik/Skolastik: 20 Februari 2026
- Pengumuman Hasil Tes Akademik/Skolastik: 21 Februari 2026
- Seleksi Wawancara: 23 – 25 Februari 2026
- Seleksi Substansi: pertengahan April 2026 (Wawancara JST offline & Tes IELTS)
- Pengumuman Kelulusan: Juni 2026
Editor Siti Anisatusshalihah