Bantentv.com – Kabar gembira bagi para investor saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Dividen tunai untuk tahun buku 2025 resmi dibagikan pada Rabu, 8 April 2026.
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), pemegang saham membagikan total dividen tunai sebesar Rp41,3 triliun atau setara 72 persen dari laba bersih tahun 2025.
Besaran dividen yang diumumkan mencapai Rp336 per saham. Jumlah tersebut terdiri dari dividen final sebesar Rp281 per saham yang dibagikan pada 8 April 2026, setelah sebelumnya perseroan membagikan dividen interim Rp55 per saham pada Desember 2025.
Baca Juga: Apa Itu Dividen? Ini Keuntungan Tambahan bagi Investor Saham
Dengan demikian, investor yang memiliki 1 lot atau 100 lembar saham BBCA akan menerima dividen sebesar Rp28.100.
Pembayaran dividen akan langsung ditransfer ke rekening investor yang berhak. Adapun investor yang berhak menerima dividen adalah mereka yang telah membeli saham BBCA paling lambat pada cum date dividen 27 Maret 2026 serta masih tercatat sebagai pemegang saham hingga recording date pada 31 Maret 2026.
Baca Juga: Dampak Pemerintah Rilis Pertumbuhan Ekonomi, Sejumlah Saham Naik
Di sisi lain, pergerakan saham BBCA pada April 2026 masih berada dalam tekanan. Pada perdagangan Selasa, 7 April 2026, harga saham BBCA ditutup di level 6.500 atau terkoreksi 75 poin setara 1,14 persen dalam lima hari terakhir.
Tekanan terhadap saham BBCA terjadi seiring meningkatnya aksi jual investor asing. Pada perdagangan 7 April 2026, saham BBCA tercatat mengalami net sell asing sebesar Rp133,83 miliar.
Editor : Erina Faiha