Lebak, Bantentv.com – Kenaikan harga emas yang hampir menembus Rp3 juta per gram tidak menyurutkan minat warga Kabupaten Lebak, Banten, untuk membeli emas. Aktivitas transaksi justru meningkat di Pasar Rangkasbitung, Jumat 30 Januari 2025.
Pantauan Bantentv.com menunjukkan sejumlah toko emas dan gerai logam mulia dipadati pembeli sejak pagi hari. Warga terlihat membeli emas murni dan perhiasan untuk kebutuhan investasi jangka panjang.
Lonjakan harga emas ini memicu panasnya perekonomian global yang membuat emas dipandang sebagai instrumen investasi aman. Masyarakat memilih menyimpan nilai kekayaan melalui logam mulia dibandingkan menyimpan uang tunai.
Fenomena ini menunjukkan perubahan perilaku konsumen yang tidak lagi menunggu harga emas turun, Warga justru membeli saat harga tinggi.
Baca Juga: Harga Emas Kembali Naik Tajam, Galeri24 & UBS Tembus Level Rp3,2 Juta per Gram
Salah seorang warga, Eni, mengaku tetap membeli emas meski harga relatif mahal. Ia menilai emas lebih aman dijadikan tabungan dibandingkan menyimpan uang tunai.
“Saya tetap membeli emas walaupun sekarang harganya mahal. Menurut saya, emas lebih aman untuk tabungan dibandingkan simpanan uang tunai,” kata Eni.
Sementara itu, pemilik toko emas di Rangkasbitung, Estu History, menyebut harga emas per Jumat tercatat Rp2.980.000 per gram untuk harga beli dan Rp2.880.000 per gram untuk harga jual.
Jenis yang paling diminati konsumen adalah emas tua 24 karat berkadar 98 persen serta emas Singapura.
“Yang paling banyak dicari itu emas tua 24 karat dengan kadar 98 persen dan emas Singapura,” jelasnya.
Menurutnya, kenaikan harga justru memicu munculnya minat warga lebak, karena khawatir harga emas akan terus naik.
Dalam beberapa hari terakhir, harga emas bergerak fluktuatif dan bisa berubah hingga empat kali sehari dengan kenaikan mencapai Rp70.000 per gram.
“Sekarang kalau harga naik malah banyak yang beli, karena masyarakat khawatir harga emas akan terus naik. Dalam sehari harganya bisa berubah sampai empat kali,” tutupnya.
Editor AF Setiawan