Pandeglang, Bantentv.com – Ribuan warga di Kabupaten Pandeglang terlihat memadati Kantor Pos setempat pada Selasa, 25 November 2025. Mereka datang sejak pagi untuk mencairkan Bantuan Langsung Tunai Sementara atau BLTS yang diberikan pemerintah dengan nilai Rp900 ribu per penerima.
Antusiasme tersebut tampak jelas di dua kecamatan, yakni Majasari dan Pandeglang, yang menjadi lokasi penyaluran BLTS.
Proses pencairan dilakukan di PT Pos Cabang Pandeglang. Banyak warga mengaku lega karena dana BLTS Kesra yang mereka nantikan akhirnya cair.
Sesampainya di lokasi, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) langsung mengantre menuju loket pelayanan yang telah disiapkan.
Suasana berlangsung tertib meski jumlah warga cukup banyak, dan petugas terus mengarahkan alur antrean agar proses penyaluran berjalan lancar.
Kehadiran BLTS Kesra ini disambut dengan penuh rasa terima kasih, terutama bagi mereka yang sangat membutuhkan biaya tambahan untuk kebutuhan mendesak.

Koordinator Lapangan PT Pos Cabang Pandeglang, Agustuna, menjelaskan total penerima BLTS di dua kecamatan tersebut mencapai 4.263 KPM.
“Hari ini kita menyampaikan dua kecamatan, yaitu Pandeglang dan Majasari, totalnya 4.263 KPM. Besarannya untuk setiap KPM Rp900 ribu,” katanya.
Ia menambahkan bahwa proses Pembagian sudah diselenggarakan secara bertahap agar tidak menimbulkan kemacetan yang berlebihan.
Penyaluran BLTS sendiri dilakukan dalam dua gelombang, satu kelurahan pada pagi hari dan satu kelurahan lagi pada siang hari.
Baca Juga: Wujud Kepedulian, Bupati Pandeglang Salurkan Bantuan Beras ke 88 Ribu KPM
Dari pantauan di lokasi, bukan hanya kelompok lansia yang mendatangi Kantor Pos. Warga usia muda dan produktif juga ikut mencairkan BLTS, menunjukkan bahwa bantuan ini menjangkau kelompok penerima yang cukup beragam.
“Dinamis sih pak yang datang ke sini. Ada ibu-ibu, ada lansia, usia produktif juga banyak,” ujarnya.
Untuk mengikuti BLTS Kesra 2025, warga diwajibkan membawa barcode sebagai bukti penerima bantuan serta KTP.
Pencairan pun dapat diwakilkan oleh anggota keluarga selama masih dalam satu Kartu Keluarga. “Syarat mengambil penerima BLTS harus membawa barcode dan KTP. Bisa diwakilkan, misalnya istri tidak bisa datang, diambil suami, yang penting satu KK,” jelas Agustuna.
Di tengah ramainya antrean warga, salah satu penerima manfaat, Mimin menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengatakan bahwa BLTS Kesra yang diterimanya sangat membantu, terutama karena ia tengah mempersiapkan biaya pengiriman.
“Alhamdulilah Dapat Rp900 ribu, saya baru pertama kali BLTS Kesra.ini sangat membantu buat pengiriman,” ujarnya.
BLTS Kesra merupakan program pemerintah pusat yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Tahun ini menjadi pertama kalinya BLTS Kesra disalurkan, dan keberadaannya diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi ribuan keluarga di Pandeglang maupun daerah lainnya.
Editor Siti Anisatusshalihah