Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menyerah dan bergerak ke zona merah sebesar 114,9 poin atau turun 1,61 persen berada di level 7.022,2 pada perdagangan awal pekan, Senin 16 Maret 2026.
Aktivitas perdagangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni nilai transaksi sebesar Rp15,9 triliun dan volume transaksi mencapai 30,3 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi sekitar 1,64 juta kali.
Dari total saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 189 saham menguat, namun 569 saham justru mengalami penurunan, sementara 200 saham lainnya mengalami stagnan.
Secara sektoral, hampir sebagian besar indeks ditutup melemah. Meski demikian, beberapa sektor masih mampu mencatatkan kenaikan, dipimpin sektor keuangan yang naik 0,45 persen.
Selain itu, kenaikan juga terjadi pada sektor perindustrian sebesar 0,21 persen dan sektor kesehatan yang menguat 0,13 persen.
Baca Juga: IHSG Anjlok 3,05 Persen, Saham Konglomerat Kompak Ambruk di Penutupan Perdagangan
Di sisi lain, pelemahan terjadi pada sektor teknologi yang turun paling dalam sebesar 2,34 persen. Disusul sektor properti yang melemah 2,28 persen, sektor energi turun 2,24 persen, serta sektor barang baku yang anjlok 1,82 persen.
Sementara sektor transportasi juga mengalami penurunan 1,57 persen, sektor infrastruktur melemah 0,63 persen, sektor barang konsumen nonprimer turun 0,16 persen, dan sektor konsumen barang primer terkoreksi 0,13 persen.
Adapun saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers, ditempati oleh saham PT Prashida Aneka Niaga Tbk (PSDN) melonjak 34,53 persen menjadi Rp187. Disusul PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang melesat 24,78 persen menjadi Rp2.820, dan PT Inter-Delta Tbk (INTD) yang naik 24,76 persen ke level Rp262.
Penguatan juga terjadi pada saham PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) yang meningkat 24,63 persen menjadi Rp835, sementara PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) naik 24,39 persen ke level Rp765.
Sementara untuk saham dengan penurunan terdalam atau top Losers dipimpin PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) yang turun 15 persen menjadi Rp102. Diikuti saham PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) anjlok 14,94 persen menjadi Rp74, dan PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) ambles 14,92 persen menjadi Rp1.255.
Selanjutnya saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) juga mengalami koreksi sebesar 14,89 persen menjadi Rp120, sedangkan PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) turun 14,73 persen menjadi Rp191.
Editor Siti Anisatusshalihah