Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,25 persen atau 15,36 poin ke 6.101 pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa 23 Juni 2026.
Sepanjang perdagangan, IHSG juga bergerak fluktuatif yakni dibuka pada level 6.096,50 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 6.121,78.
Kemudian bergerak melemah akibat tekanan jual yang muncul pada pertengahan sesi sehingga mendorong IHSG turun hingga menyentuh level terendah 5.993,04.
Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 282 saham yang menguat, sedangkan 373 saham melemah, dan 160 saham sisanya stagnan.
Sepanjang perdagangan, nilai transaksi di bursa mencapai Rp13,05 triliun dengan volume 212,11 juta lot saham dan frekuensi 1,79 juta kali.
Pelemahan IHSG juga dipengaruhi oleh Wait and see para pelaku pasar yang menantikan hasil MSCI Annual Market Classification Review yang akan diumumkan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Rabu 24 Juni 2026 dini hari waktu Indonesia. Aktivitas investor asing juga masih menunjukkan tren keluar dari pasar saham domestik.
Baca Juga: Terkoreksi Hampir 1 Persen, Sektor Energi Menguat Paling Tinggi di Penutupan IHSG Hari Ini
Meski IHSG ditutup di zona merah, namun mayoritas saham berkapitalisasi besar (big caps) menghijau dan menahan pelemahan indeks lebih dalam.
Secara sektoral, sektor kesehatan naik tajam 3,97 persen dengan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) hijau tebal. Meski begitu, sektor keuangan mencatat lamban imbas melemahnya BBCA dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Adapun jajaran saham-saham yang menguat dan masuk top gainers di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) melesat 25 persen ke Rp1.475, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menguat 11,76 persen ke Rp760, dan PT Akasha Wira International Tbk (ADES) naik 11,5 persen ke Rp34.500.
Sementara saham yang masuk ke dalam top Losers yakni PT Bayan Resources Tbk (BYAN) anjlok 9,8 persen ke Rp11.900, PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) turun 7,04 persen ke Rp660, dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) terkoreksi 5,47 persen ke Rp1.900.
Editor Siti Anisatusshalihah