Bantentv.com – Pasca empat hari berturut-turut mengalami penurunan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 84,55 poin atau 1,20 persen ke posisi 7.106,84 pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 481 saham berhasil menguat dan bertahan di zona hijau, sementara 226 saham melemah dan 251 lainnya bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan pun tercatat dengan nilai transaksi mencapai Rp23,8 triliun. Sementara volume perdagangan tercatat 28,8 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,52 juta kali transaksi.
Seluruh sektor saham juga ditutup menguat pada akhir sesi. Sementara sektor transportasi pada hari ini memimpin dengan peningkatan 3,69 persen. Disusul sektor barang baku yang naik 3,43 persen serta sektor infrastruktur sebesar 3,38 persen.
Berikutnya sektor teknologi yang menunjukkan kinerja positifnya yang menguat 2,89 persen, disusul sektor properti 1,42 persen, serta sektor barang konsumen nonprimer 1,07 persen. Selain itu, sektor energi juga ikut naik 1,05 persen, kemudian sektor perindustrian 0,85 persen, sektor kesehatan 0,6 persen, sektor keuangan 0,46 persen dan sektor barang konsumen primer 0,28 persen.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah 7.022, Hampir Semua Sektor Anjlok
Jajaran saham dengan kenaikan tertinggi ditempati oleh PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang memimpin dengan pergerakan 24,82 persen. Diikuti PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) yang naik 24,7 persen dan PT Leyand International Tbk (LAPD) yang menguat 19,48 persen.
Saham lainnya yang mencatat penguatan signifikan pada emiten PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) dengan kenaikan 16,03 persen dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang naik 15,62 persen.
Di sisi lain, sektor saham yang mengalami pelemahan, di antaranya PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) yang mencatat penurunan signifikan sebesar 14,97 persen. Diusulkan PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) yang turun 14,92 persen, serta PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) yang melemah 14,86 persen.
PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) juga ikut turun sebesar 14,84 persen dan PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) terkoreksi 14,66 persen.
Editor Siti Anisatusshalihah