Cilegon, Bantentv.com – Kapal nelayan KM Marina 7 melaporkan terbakar di Perairan Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Kamis pagi 19 Februari 2026. Kebakaran terjadi saat kapal berlayar. Peristiwa ini menyebabkan 16 orang terjaga dievakuasi, dengan satu orang dinyatakan meninggal dunia. Kantor SAR Banten langsung mengirimkan tim penyelamat setelah menerima laporan dari VTS Merak.
Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan, informasi awal diterima Kantor SAR Banten sekitar pukul 09.30 WIB dari VTS Merak. Kebakaran kapal terjadi di koordinat 05°57.090” LS dan 105°54.547” BT. Lokasinya sekitar 19,60 mil laut dari Dermaga Carita.
“Laporan pertama disampaikan kapal MV Glory Majesty kepada VTS Merak pada pukul 08.36 WIB setelah melihat kepulan asap di sisi kiri KM Marina 7. Enam menit kemudian, MV Vianca melaporkan kapal nelayan KM Sumber Sejati bergerak mendekati lokasi untuk membantu evakuasi kapal,” jelas Rizky.
Baca Juga: Investor Mulai Lirik Royal Baroe Usai Ditata Pemkot Serang
Proses evakuasi berjalan cepat. Pada pukul 08.58 WIB, KMP Portlink V mengonfirmasi seluruh awak KM Marina 7 berhasil dievakuasi sebanyak 16 orang. Selanjutnya para korban dibawa ke Dermaga Lanal Banten.
“Data sementara mencatat 15 awak kapal selamat, sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan lanjutan terhadap para korban,” ungkapnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kantor SAR Banten berkoordinasi dengan VTS Merak dan unsur terkait.
Pada pukul 09.45 WIB, tim SAR mengerahkan RIB 02 Banten ke lokasi kejadian. Sementara itu, Unit Siaga SAR Merak menuju Dermaga Lanal Banten untuk penanganan korban.
Kejadian ini berdampak pada aktivitas pelayaran nelayan di sekitar Perairan Cilegon dan menjadi pengingat akan pentingnya aspek keselamatan laut. Cuaca saat kejadian dilaporkan berawan dan relatif mendukung proses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran KM Marina 7 masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang.
Editor AF Setiawan