Cilegon, Bantentv.com – Memasuki musim ibadah haji 1447 Hijriah atau tahun 2026, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Cilegon mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran haji furoda atau jalur undangan tanpa antrean.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penipuan yang kerap mengatasnamakan program tersebut.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Cilegon, Zarkoni Barmawi, menjelaskan bahwa haji furoda pada tahun ini tidak dapat dilaksanakan.
Hal ini karena Pemerintah Arab Saudi tidak lagi menerbitkan visa mujamalah yang selama ini digunakan dalam program haji furoda.
Dengan tidak diterbitkannya visa tersebut, maka jalur haji furoda secara otomatis tidak tersedia pada musim haji 2026.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Cilegon agar berhati-hati terkait penawaran haji furoda. Jika ada penawaran-penawaran yang kiranya mencurigakan silakan komunikasikan dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cilegon,” kata Zarkoni.
Baca Juga: Gantikan Ayahnya, Remaja 16 Tahun Asal Kabupaten Serang Ini Berangkat Haji ke Tanah Suci
Zarkoni menegaskan, saat ini hanya terdapat dua jalur resmi keberangkatan, yakni haji reguler dan haji khusus atau plus yang berada di bawah kuota pemerintah. Oleh karena itu, segala bentuk promosi haji furoda perlu dicermati agar tidak merugikan calon jemaah.
Di sisi lain, untuk tahun ini sebanyak 620 calon jemaah haji asal Kota Cilegon dijadwalkan berangkat dalam dua kelompok terbang.
Keberangkatan tersebut direncanakan pada tanggal 4 Mei dan 16 Mei 2026. Seluruh persiapan telah dilakukan, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga bimbingan manasik, sehingga para calon jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor Siti Anisatusshalihah