
Palembang, rakyatpembaruan.com-
Sebanyak 56 mahasiswa penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) tahun 2025 mengikuti kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Universitas Sriwijaya (UNSRI) dengan melibatkan unsur TNI dari Yonif Raider 200/BN Palembang sebagai mitra pelaksana pelatihan. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 8 hingga 12 Oktober 2025 bertempat di Batalyon Infanteri Raider 200/BN, Gandus, Palembang.


Dalam laporannya, Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Dr. Inayati Mandayuni, ST., M.Si. Ketua selaku Pelaksana menyampaikan bahwa mahasiswa penerima beasiswa ADik tersebut terdiri dari 19 mahasiswa Universitas Sriwijaya, 8 mahasiswa Universitas Bengkulu, 25 mahasiswa Universitas Bina Darma, dan 4 mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya.
“Pada hari pertama kita akan melakukan upacara pembukaan dilanjutkan dengan pemberian materi bidang akademik tentang bagaimana trik dan upaya siswa dapat mengikuti kegiatan perkuliahan agar lulus tepat waktu dengan nilai yang sangat memuaskan. Kemudian dilanjutkan dengan materi pencegahan penanganan kekerasan pada perguruan tinggi serta materi pengelolaan keuangan ADIK Afirmasi,” Ujar Dr. Inayati melaporkan.
Sedangkan kegiatan rangkaian pada hari kedua dan ketiga, para peserta akan mengikuti kegiatan pelatihan oleh prajurit Yonif Raider 200/BN Palembang. Penutupan acara diadakan pada Sabtu sore, 11 Oktober 2025, yang rencananya akan dihadiri oleh Pokja ADik 2025 PPAPT kemendiktisaintek, dan para peserta akan kembali ke perguruan tinggi asal pada 12 Oktober 2025.
Sementara itu, Rektor UNSRI, Prof. Taufiq Marwa, SE, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Pusat Pembiayaan dan Assesmen Perguruan Tinggi Kemendiktisaintek yang telah memberikan kepercayaan kepada UNSRI sebagai Tim Penyelenggara Kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Penerima Beasiswa ADiK tahun 2025 wilayah Palembang.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Direktur Direktorat Akademik. Kemudian kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, khususnya kepada TNI dari Yonif Raider 200/BN Palembang yang telah bersedia membina para mahasiswa penerima beasiswa ADik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI, dalam hal ini Raider 200 Palembang yang telah bersedia menerima anak-anak kami untuk dibina dan dibor terkait wawasan kebangsaan dan bela negara. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar sehingga anak-anak sekalian bisa terbekali dengan wawasan kebangsaan dan bela negara,” ujar Rektor.
Rektor juga menyampaikan penghargaan kepada pimpinan perguruan tinggi mitra yakni, Universitas Bengkulu, Universitas Bina Darma, dan Politeknik Negeri Sriwijaya atas kerja sama yang baik dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
Dalam arahannya kepada mahasiswa, Rektor terpaksa memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi dengan sebaik-baiknya.
“Kalian adalah anak-anak terpilih dari banyak yang diusulkan untuk bisa kuliah melalui program beasiswa ADik ini. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Tujuan utama kalian datang jauh-jauh dari daerah masing-masing adalah untuk menimba ilmu, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, dan kembali ke daerah asal untuk membangun daerah kalian,” pesan Rektor.
Rektor juga mengingatkan agar para mahasiswa dapat membangun sikap toleransi, saling menghormati, dan memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman.
“Jadikan perbedaan, jadikan kebbhinekaan itu menjadi dinamika yang mempersatukan kita bersama untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
Selain itu, Rektor juga berpesan agar mahasiswa belajar mengatur keuangan beasiswa dengan bijak dan menggunakan dana yang diterima untuk mendukung kegiatan akademik.
“Pintar-pintarlah dalam mengatur beasiswa tersebut. Gunakan beasiswa dengan sebaik-baiknya. Jadilah pribadi yang berarti bagi orang lain, bukan menjadi beban bagi orang lain. Kami mendoakan anak-anak sekalian sukses, bisa menyelesaikan studi tepat waktu, dan kelak kembali untuk membangun daerah masing-masing,” tutup Rektor.
Kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara ini bertujuan untuk membangun bangsa yang tangguh maju dan berdaulat. Kampus berperan mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan ilmu pengetahuan serta teknologi untuk meningkatkan daya saing dalam menghadapi globalisasi di segala bidang pendidikan tinggi yang berdampak pada membangun landasan sosial transformasi dan ekonomi berkelanjutan Indonesia emas tahun 2045. Melalui kegiatan menuju Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara ini, diharapkan mahasiswa penerima beasiswa ADik semakin memahami pentingnya semangat nasionalisme, tanggung jawab sebagai warga negara, serta kesiapan berkontribusi untuk bangsa.
(Adi/Rp)(Ara_Humas)