Serang, Bantentv.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, kawasan wisata religi Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, jadi tujuan ziarah favorit. Tradisi berziarah sebelum Ramadhan menjadi kebiasaan masyarakat untuk berdoa sekaligus mengenang tokoh-tokoh Kesultanan Banten.
Kawasan ini sering menjadi pusat kegiatan keagamaan, terutama menjelang Ramadhan dan saat peringatan haul para sultan.
Para peziarah datang dari berbagai daerah untuk mengikuti doa bersama dan memperkuat nilai spiritual sebelum memasuki bulan puasa.
Baca Juga: Rahasia Tersembunyinya Banten Lama, Menelusuri Jejak Para Sultan di Balik Catatan Sejarah
Banten Lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi paling ikonik di Provinsi Banten. Keberadaan Menara Masjid Agung menjadi simbol sejarah dan kejayaan Kesultanan Banten, sekaligus daya tarik utama bagi wisatawan dan peziarah.
Aktivitas kunjungan tidak hanya terjadi pada pagi dan siang hari. Sejak sore hingga malam, bahkan dini hari, kawasan Banten Lama tetap ramai.
Banyak peziarah memilih waktu malam hingga subuh untuk beribadah karena suasananya lebih sejuk dan khusyuk.
Di dalam kawasan ini berdiri Masjid Agung, masjid bersejarah yang telah ada sejak awal masa Kesultanan Banten.
Intinya, area plaza dan halaman masjid kini tampil lebih luas, tertata, dan mampu menampung ribuan jamaah.
Di sisi kanan dan kiri masjid terdapat kompleks makam para sultan dan kerabat Kesultanan Banten yang menjadi tujuan utama peziarah.
Sementara di bagian depan masjid, masih tampak sisa-sisa Benteng Keraton Surosowan yang dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin.
Baca Juga: Banten Lama, Wisata Religi di Serang yang Tak Pernah Tidur
Selain sebagai pusat wisata religi, Banten Lama kini juga menarik minat wisatawan muda. Sejumlah tempat foto dengan latar arsitektur masjid dan bangunan bersejarah sering dimanfaatkan pengunjung, terutama pada malam hari.
Perpaduan nilai religi, sejarah, kuliner, dan suasana yang damai menjadikan Banten Lama sebagai destinasi favorit menjelang Ramadhan, sekaligus ruang refleksi spiritual sebelum memasuki bulan penuh berkah.