Bantentv.com – Awal tahun selalu membawa cerita baru, dan di banyak daerah di Indonesia, datangnya tahun baru kerap disambut dengan satu pertanda alam yang dinanti yakni musim durian telah tiba.
Aroma khas durian mulai tercium di pinggir jalan, pasar tradisional kembali ramai, dan perbincangan hangat seputar durian mana yang paling legit menjadi bagian kecil dari kebahagiaan sederhana masyarakat.
Durian bukan sekadar buah musiman, tapi juga simbol kebersamaan. Menikmati durian bersama keluarga atau sahabat di awal tahun seolah menjadi cara alamiah untuk merayakan rasa syukur atas hari-hari yang kembali terbuka.
Dari sekian banyak kreasi kuliner lahir, salah satunya ketan kinca durian dessert tradisional yang kaya rasa dan sarat makna.
Asal Usul Ketan Kinca Durian
Ketan kinca pada dasarnya didasarkan pada kuliner nusantara yang memadukan beras ketan dengan saus gula merah (kinca).
Hidangan ini telah lama dikenal di berbagai daerah, khususnya di Jawa dan Sumatera, sebagai sajian manis dalam acara keluarga, hajatan, hingga tradisi pasar pagi.
Seiring melimpahnya durian saat musim panen, masyarakat kemudian memadukan daging durian matang ke dalam kinca santan.
Perpaduan ini menghadirkan rasa yang lebih kaya: ketan legit, manis gurih kinca, dan aroma durian yang kuat namun bersahaja.
Dari dapur rumahan hingga lapak jajanan tradisional, ketan kinca durian pun tumbuh sebagai adaptasi kuliner musiman yang terus bertahan hingga kini.

Bahan-bahan Kolak Durian Ketan Putih
Bahan Ketan:
- 600 ml santan
- 1 sdm garam
- 1 lembar daun pandan
- 500 gram beras ketan putih
Bahan Kolak Durian :
- 5 biji daging buah durian tanpa kulit (durian montong)
- 700 ml santan
- 70 gram gula merah
- 70 gram gula pasir
- 1 lembar daun pandan
- 1 sdm garam
- 2 sdm tepung maizena
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini 5 Jenis Pisang Terbaik yang Cocok untuk Kolak
Cara Membuat Kolak Durian Ketan Putih
- Membuat Ketan Putih
Cuci beras ketan hingga bersih, lalu rendam selama ±2 jam, tiriskan.
Kukus beras ketan hingga setengah matang.
Rebus santan bersama garam dan daun pandan hingga hangat (jangan sampai mendidih).
Masukkan ketan setengah matang ke dalam santan, aduk hingga santan terserap.
Kukus kembali ketan hingga matang, pulen, dan harum. Sisihkan.
- Membuat Kuah Kolak Durian
Rebus santan, gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam dengan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
Masukkan daging durian, aduk perlahan hingga harum dan tercampur rata.
Larutkan tepung maizena dengan sedikit air, lalu tuang ke dalam kuah sambil diaduk hingga kuah mengental.
Masak hingga mendidih ringan, koreksi rasa, lalu matikan api.
- Penyajian
Tata ketan putih dalam mangkuk.
Siram dengan kuah kolak durian yang hangat dan creamy.
Sajikan hangat atau dingin sesuai selera.
Kiat:
- Gunakan api kecil saat memasak santan agar tidak pecah.
- Jika suka aromanya lebih kuat, durian bisa dihaluskan sebagian.