Bantentv.com – Pasca transformasi BPI Danantara beberapa waktu lalu, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah pengelolaan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membukukan hasil yang positif.
Capaian ini dinilai mempertegas transformasi BUMN di bawah naungan BPI Danantara yang telah berjalan semakin terukur dan berorientasi pada hasil yang riil. Dikutip dari berbagai sumber, berikut 22 BUMN yang berhasil mencetak kinerja keuangan yang positif per April 2026.
Kinerja Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pengelolaan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menunjukkan pencapaian positif hingga April 2026.
Baca Juga: Terbitkan Global Bond Perdana, Danantara Ungkap Investor AS Jadi Pemegang Dominan
Berikut data BUMN yang labanya tercatat tumbuh untuk periode April 2025 – April 2026:
- Pertamina: Naik Rp11 T, menjadi Rp 24,9 T (80%)
- MIND ID: Naik Rp3,3 T, menjadi Rp 14,1 T (31%)
- Pupuk Indonesia: Naik Rp3,2 T, menjadi Rp 4,8 T (202%)
- Bank BRI: Naik Rp2,8 T, menjadi Rp 21,2 T (15%)
- Bank Mandiri: Naik Rp2,5 T, menjadi Rp 21,3 T (13%)
- Pegadaian: Naik Rp2 T, menjadi 4,3 T (87%)
- Krakatau Steel: Dari rugi Rp981 M, menjadi untung Rp635 M (setelah restrukturisasi dan Capital Support DAM)
- Bank BTN: Naik Rp1,3 T, menjadi Rp 1,4 T (1.339%)
- Pelindo: Naik Rp900 M, menjadi Rp 1,5 T (169%)
- LEN: Dari Rugi Rp228 M menjadi untung Rp 314 M (setelah Capital Support DAM)
- Agrinas Pangan: Dari rugi Rp12 M menjadi untung Rp465 M
- BSI: Naik Rp 400 M, menjadi Rp2,8 T (18%)
- Bank BNI: Naik Rp 381 M, menjadi Rp7,2 T (6%)
- Kimia Farma: Dari rugi Rp160 M, menjadi untung Rp108 M (setelah restrukturisasi dan Capital Support DAM)
- Hutama Karya: Naik Rp180 M, menjadi Rp628 M (40%)
- Semen Indonesia: Dari rugi Rp66 M, menjadi untung Rp106 M (setelah transformasi bisnis oleh DAM)
- Danareksa: Dari rugi Rp72 M menjadi untung Rp43 M
- Perjalanan: Naik Rp74 M, menjadi Rp300 M (33%)
- ADHI Karya: Naik Rp60 M, menjadi Rp69 M (667%)
- Sucofindo: Naik Rp50 M, menjadi Rp151 M (49%)
- Survei ID: Naik Rp24 M, menjadi Rp265 M (10%)
- Surveyor: Naik Rp7 M, menjadi Rp78 M (10%)
Pembalikan kinerja ini merupakan hasil dari dorongan program restrukturisasi dan dukungan permodalan dari Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Editor Siti Anisatusshalihah