Pandeglang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Pandeglang memberikan klarifikasi terkait video berdurasi 37 detik yang menampilkan sejumlah siswa SD dan SMP yang tersebar di sungai di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu.
Video yang disertai narasi tentang jembatan ambruk sejak Oktober 2024 dan belum dibangun hingga kini dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan.
Faktanya, pembangunan jembatan di wilayah tersebut telah berhasil dan hampir rampung.
Baca Juga: Setelah Viral Siswa Menyebrang Sungai, Jembatan Cegog Sudah Rampung dan Bisa Dilewati
Berdasarkan penelusuran di lapangan, proses pembangunan jembatan yang menghubungkan dua wilayah di sekitar sungai Cegog telah mencapai tahap akhir.
Dalam dokumentasi terbaru terlihat struktur jembatan permanen tengah terselesaikan, menggantikan jembatan lama yang rusak akibat derasnya aliran sungai beberapa waktu lalu.
Pemerintah daerah memastikan bahwa akses antarwilayah, termasuk bagi para pelajar, akan kembali normal setelah pengerjaan selesai sepenuhnya.

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menekankan bahwa pemberitaan yang menyebut “jembatan tak juga dibangun, pelajar di Pandeglang terpaksa menyeberangi sungai ke sekolah” tidak benar.
Pemkab Pandeglang menjelaskan, pada saat video tersebut beredar, jembatan memang masih dalam tahap pengecoran sehingga belum dapat dilalui sementara waktu.
Namun saat ini kemajuan pembangunan sudah hampir selesai dan jembatan bisa dilewati oleh pejalan kaki.
Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan agar pembangunan jembatan di sekitar sungai dapat segera diselesaikan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kehadiran jembatan baru di atas sungai Cegog diharapkan mampu mengurangi risiko keselamatan warga, khususnya anak-anak sekolah yang selama ini harus mengadakan sungai untuk beraktivitas.
Editor Siti Anisatusshalihah