Serang, Bantentv.com – Pemerintah Provinsi Banten melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol menegaskan komitmennya dalam menciptakan stabilitas daerah guna mendukung iklim investasi yang sehat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja Tahun 2027 yang digelar di Kantor Kesbangpol Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat, 13 Februari 2026.
Forum tersebut juga dihadiri Sekretaris Komisi I DPRD Banten Umar Barmawi, unsur TNI dan Polri, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Kesbangpol Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, mengatakan Kesbangpol memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas daerah demi menunjang stabilitas nasional. Menurutnya, stabilitas politik dan keamanan menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor.
Ia juga menegaskan bahwa Kesbangpol tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kesbangpol memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga kondusivitas daerah demi menunjang stabilitas nasional,” ujar Novriyadi Purwansyah Kepala Kesbangpol Provinsi Banten.
Baca Juga: Kesbangpol Kota Serang Gelar Sosialisasi Anti Narkoba
Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Banten, Umar Barmawi, menyampaikan bahwa untuk mewujudkan Banten yang maju sesuai visi dan misi gubernur dan wakil gubernur, diperlukan kondusivitas daerah dan stabilitas politik yang kuat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap aman dan terkendali. Dengan kondusivitas yang terjaga, diharapkan investasi terus meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Di Banten ini untuk menjaga kondusifitas harus berkoordinasi dengan semua pihak, agar investasi bisa terus meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Umar Barmawi, Sekretaris Komisi I DPRD Banten.
Diketahui, realisasi investasi di Provinsi Banten saat ini telah melampaui target yang ditetapkan dan menempatkan Banten dalam peringkat empat besar nasional.
Editor : Erina Faiha