Serang, Bantentv.com – Penataan Pasar Royal di Kota Serang terus dikebut menjelang akhir tahun 2025. Pemerintah daerah memfokuskan penyelesaian proyek ini agar sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Hingga saat ini, kemajuan pekerjaan yang dilaporkan terus meningkat dan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Upaya pemberdayaan dilakukan agar kawasan pasar dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan pedagang.
Proyek penataan Pasar Royal Baroe di Kota Serang, Banten, menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam mendorong pergerakan ekonomi warga.
Baca Juga: Pemkot Serang Tambah Pembangunan Area Parkir di Pasar Royal Baroe
Berdasarkan perkembangan terakhir, kemajuan penataan telah mencapai sekitar 70 persen dan diperkirakan akan segera mendekati tahap akhir sesuai rencana.
Pemerintah Kota Serang menargetkan peresmian Pasar Royal Baroe pada 26 Desember 2025. Momentum rencana tersebut akan dikemas dengan berbagai kegiatan dan event guna menarik minat masyarakat untuk datang dan berbelanja.
Selain sebagai penanda rampungnya penataan fisik, peresmian juga diharapkan menjadi langkah awal menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan pasar, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu.

Dalam rangka mendukung kelancaran proyek, pemerintah daerah menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan swasta serta menggalang donasi untuk korban banjir bandang di Sumatera.
“Nanti kita kemas juga dengan konser amal untuk Sumatra, sekaligus juga menandatangani MoU dengan beberapa pihak, yaitu dengan Mayora dan Bank BSI,” ucap Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Serang, Wahyu Nurjamil.
Wahyu menyampaikan optimismenya terhadap kemajuan pekerjaan yang sedang berjalan. Ia berharap sebagian besar kawasan utama, khususnya yang berada sejalur dengan Jalan Hasanudin, sudah dapat diselesaikan tepat waktu.
“Tanggal 26, akhir tahun. Mudah-mudahan sudah rampung, minimal yang Royalnya itu, sejalur dengan Jalan Hasanudin itu sudah rampung,” ujar Wahyu .
Penataan Pasar Royal tidak hanya berfokus pada aspek fisik bangunan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan daya tarik baru bagi masyarakat.
Editor Siti Anisatusshalihah