Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang Tengah Menyiapkan Langkah Strategi Dalam Pemanfaan Sampah Menjadi Sumber Energi Listrik Dengan Pendirian Program Pembangsak Listrik TelaMMAMAIN TIDAKI SAMPMAHAU TIDAKINI TIDAKINI HERIKA SAMPMAIN DENAKINI TIDAKINI HERIANI HERIANA HERIANA HERIANA HERIANA HERIANAH Tetapi BUGA MENGADIRKAN ENERGI RAMAH LINGKUNGAN YANG BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT.
PEMERINTAH PUSAT BERSAMA PEMKOT Serang Berencana Membangun Pltsa Di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten.
Namun, Pembangunan Fasilitas ini ini membutuhkan pasokan Sampah setidatnya 1.000 ton per hari. Sementara Itu, Volume Sampah Di Kota Serang Baru Mencapai Sekitar 570 ton per Hari.
UNTUK Menutupi Kekuranganya, Pemkot Serang Berencana Menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang agar -agar Target Kebutuhan Bahan Baku Dapat Terpenuhi.
BACA JUGA: WARGA PASIR GADUNG MINTA PENGAH SAMPAH TANGSEL DITUTUP PERMANEN
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, Menyampaan Bahwa Pemerintah Pusat Anggota Arahan Agar Daerah Dapat Bekerja Sama Guna Memenuhi Kebutuhan Sampah Minimal Tersebut.
“Apa yang disampaiika eheH Pemerintah Pusat-Kan Berarti Kita Haruus Bekerja Sama Delan Kabupaten Serang, Karena Minimal ITU 1.000 ton per Hari, Kita Kan Saik Ini Kurang Dari 570 ton,” Ujar Buda.
Langkah Kolaboratif ini Dinilai Dinilai Penting Rencana Pembangunan Pltsa Cilowong Dapat Segerera Direalasikan.
Buda RuGA Menegaskan Bahwa Pengelolaan Pltsa Nantinya Akan Berada Di Bawah Kewenangan Pemerintah Pusat.
“Kalau untuk Pelaksananyaa menunggu Kementerian, Semua Kan Perlu Berproses,” Ucapnya.
Proses Pembangunan Pltsa Cilowong Masih Menunggu Petunjuk Teknis Lebih Lanjut Dari Sementerian Terkait, Termasuk Mekanisme Pengumpulan Dan Pengolahan Sampah.
PEMKOT Serang BerharaP Kerja Sama Pemkab Serang Dapat Berjalan Lancar. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam Menghadirkan solusi Berkelanjutan Terhadap Masalah Persampahan.
Editor Siti Anisatusshalihah