Bantentv.com – Suasana ruang sidang terasa berbeda bagi Pratama Arhan Alif. Bukan sorak penonton. Bukan tekanan pertandingan. Kali ini, Arhan menghadapi penguji skripsi.
Berdasarkan keterangan resmi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), punggawa Bangkok United tersebut, telah menyelesaikan sidang hasil skripsi. Langkahnya menuju gelar sarjana semakin dekat.
Pemain kelahiran Blora tersebut mengaku tegang sebelum sidang dimulai. Ia terbiasa menghadapi tekanan di lapangan. Namun, ruang sidang menghadirkan tantangan yang berbeda.
“Sebelum mulai sempat deg-degan. Sekarang sudah selesai dan lega banget,” ujarnya.
Baca Juga: 4 Tips Penting Sebelum Menentukan Judul Skripsi, Mahasiswa Wajib Tahu!
Arhan dinyatakan lulus dengan revisi. Ia bertekad untuk menyelesaikannya secepat mungkin. Harapannya, bisa wisuda tahun ini.
Di tengah kesibukan sebagai pemain profesional, Arhan tetap menjalani kuliah. Ia menempuh Program Sarjana Manajemen FEB Udinus. Keteguhannya menjadi inspirasi banyak atlet muda.
Skripsi Arhan juga unik. Ia mengangkat pengalaman sebagai Brand Ambassador. Judulnya tentang pemasaran sepatu sepak bola Mizuno.
Penelitiannya membahas Brand Ambassador dan media sosial. Ia juga mengkaji pengaruh brand familiarity terhadap penjualan.
Selama kuliah, Arhan mendapat dukungan banyak pihak. Dosen pembimbing dan rekan UKM sepak bola membantu proses.
Baginya, pendidikan adalah penting bagi atlet. Karier olahraga memiliki batasan usia. “Bekal pendidikan akan saya manfaatkan sebaik mungkin,” kata Arhan.
Ia bahkan sudah merencanakan kuliah S-2. Arhan ingin mengambil Ilmu Komunikasi. Langkahnya menunjukkan keseriusan membangun masa depan.
Baca Juga: Virus! Mahasiswi Kejar Dosen Pembimbing di TPS Serahkan Revisi Skripsi
Dosen pembimbing, Dr. Mahmud, menyebut Pratama Arhan menjalani sidang dengan baik. Ia mampu menjelaskan penelitiannya secara lancar.
Penguji juga menyatakan Arhan lulus dengan revisi. Proses tersebut dinilai wajar dalam skripsi sidang.
Arhan kini tinggal menyelesaikan revisi. Selangkah lagi, bek tangguh Timnas Indonesia ini menjadi sarjana.