Serang, Bantentv.com – Timun suri merupakan salah satu buah khas di bulan suci Ramadhan. Buah ini biasa dijadikan campuran untuk membuat menu hidangan saat berbuka puasa.
Untuk bisa merayakan saat bulan Ramadhan, para petani telah menanam tanaman timun suri sejak dua bulan sebelumnya.
Seperti salah satunya petani timun suri di Desa Sukamenah, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, sudah melakukan penanaman buah timun suri sejak dua bulan lalu dan biasanya lahan para petani tersebut ditanami buah semangka. Namun setiap menjelang Ramadhan, mereka lalu menggantinya dengan tanaman timun suri.
Dalam sekali panen para petani bisa menghasilkan delapan kwintal timun suri. Sementara untuk hasil panennya dijual ke daerah sekitar, namun ada juga dipasarkan ke luar daerah seperti Tangerang hingga Jakarta.
Baca Juga: Warga Binaan Lapas Kelas 3 Rangkasbitung Panen Timun Suri
Sementara untuk harga buah timun suri tergantung kualitasnya, mulai dari tiga ribu hingga lima ribu per kilogramnya dari petani.
Petani timun suri mengaku, hasil panen pada tahun ini cukup lumayan bagus, bahkan mengalami kekurangan karena permintaan pasar yang cukup banyak untuk timun suri.
“Alhamdulillah, untuk panen tahun ini hasilnya cukup bagus. Bahkan kami sempat berbincang karena permintaan timun suri meningkat selama Ramadhan. Dalam sekali panen bisa sampai delapan kwintal, dan ada juga yang kami kirim ke luar daerah seperti Tangerang dan Jakarta,” ujar Doil petani timun suri.
Baca Juga: Jus Timun Obat Alami Atasi Diare
Sementara itu salah satu pembeli, Abdul Haris, mengatakan sengaja datang langsung ke kebun untuk mencari persiapan timun suri untuk berbuka puasa, dan akhirnya mengaku petani timun suri karena harga yang terjangkau dan bisa memilih serta memetik secara langsung.
“Saya sengaja datang langsung ke kebun supaya bisa memilih dan petik sendiri timun surinya. Harganya juga lebih terjangkau dari petani, jadi lebih puas untuk persiapan berbuka puasa,” kata Abdul Haris pembeli timun suri.
Diketahui, buah timun suri saat di bulan Ramadhan banyak yang mencarinya sebagai pembuka hidangan pada saat buka puasa. Selain harganya sangat terjangkau, rasa dan aromanya pun wangi, sehingga bisa mengundang selera makan.
Editor : Erina Faiha