Bantentv.com – Ramadhan 1447 Hijriah telah memasuki hari ke-24. Menjelang berakhirnya bulan suci ini, informasi mengenai kapan Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi hal yang banyak dicari masyarakat.
Hal yang sama juga terjadi menjelang Lebaran 2026. Banyak orang mulai mencari perkiraan tanggal Idul Fitri untuk menyiapkan berbagai kebutuhan lebih awal, mulai dari rencana mudik, jadwal liburan, hingga agenda berkumpul bersama keluarga.
Metode Penentuan Idul Fitri di Indonesia
Di Indonesia, penetapan awal bulan Syawal yang menandai datangnya Idul Fitri dilakukan dengan beberapa metode. Organisasi Islam besar seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah memiliki pendekatan yang berbeda-beda dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Selain itu, pemerintah juga memiliki mekanisme tersendiri melalui sidang isbat yang melibatkan berbagai pihak sebelum menetapkan tanggal resmi Lebaran.
Baca Juga: Idul Fitri 2026 Hampir Tiba, Ini Perkiraan Tanggal Menurut Muhammadiyah & Pemerintah
Prediksi Tanggal Idul Fitri 2026
Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan data astronomi, Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada tanggal 20 Maret 2026. Tanggal tersebut dapat terjadi apabila bulan Ramadhan 1447 Hijriah berlangsung selama 29 hari.
Namun, jika hilal tidak terlihat pada akhir Ramadhan, maka jumlah hari puasa akan disempurnakan menjadi 30 hari. Jika kondisi tersebut terjadi, maka kemungkinan Idul Fitri akan jatuh pada tanggal 21 Maret 2026.
Oleh karena itu, kepastian tanggal Lebaran baru dapat diumumkan setelah proses pemantauan hilal dilakukan.
Penetapan Idul Fitri Versi Muhammadiyah
Dikutip dari laman detikhikmah, Muhammadiyah telah menetapkan perkiraan tanggal Lebaran 2026. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada tanggal 20 Maret 2026.
Baca Juga: Alhamdulillah Serentak! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1446 H 31 Maret 2025
Keputusan tersebut didasarkan pada perhitungan hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dengan menggunakan prinsip, syarat, serta parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Dalam perhitungan tersebut dijelaskan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 30 Ramadhan 1447 H atau bertepatan dengan 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC.
Pada saat matahari terbenam di hari tersebut, sebelum pukul 24.00 UTC terdapat wilayah yang telah memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1. Dengan terpenuhinya parameter tersebut, maka Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Metode Penentuan Versi Nahdlatul Ulama
Berbeda dengan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama menentukan awal bulan Hijriah menggunakan metode rukyatul hilal, yaitu mengamati langsung hilal setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Ramadhan.
Pengamatan hilal biasanya dilakukan di berbagai lokasi di Indonesia yang telah ditentukan. Apabila hilal berhasil terlihat, maka keesokan harinya langsung ditetapkan sebagai 1 Syawal.
Namun jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari.
Karena bergantung pada hasil pengamatan langsung di lapangan, tanggal pasti Lebaran versi NU biasanya baru dapat dipastikan mendekati akhir Ramadhan. Meski begitu, berdasarkan perhitungan astronomi awal, Idul Fitri 2026 diperkirakan berpotensi jatuh pada tanggal 20 atau 21 Maret 2026.
Hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan secara resmi tanggal Lebaran 2026 atau 1 Syawal 1447 H. Kepastian tersebut biasanya diputuskan melalui sidang isbat yang dilaksanakan menjelang akhir Ramadhan.
Sidang isbat untuk menentukan awal Syawal diperkirakan akan digelar pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadhan. Dalam sidang tersebut, pemerintah akan mempertimbangkan hasil pemantauan hilal serta data perhitungan astronomi dari berbagai pihak sebelum menetapkan tanggal Idul Fitri secara resmi.
Meski belum ditetapkan, prediksi Lebaran juga dapat dilihat melalui Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dalam kalender tersebut, Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Editor : Erina Faiha