Pandeglang, Bantentv.com – Publik digegerkan dengan unggahan terakhir di akun Instagram milik seorang ibu muda, Indah Sakinah (24), yang tewas bersama bayinya Ikmal (9 bulan) di rumahnya, Kampung Sindang Resmi, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.
Kasus ini menjadi sorotan karena unggahan tersebut diunggah hanya beberapa jam sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Berdasarkan Penelusuran Bantentv.com, Akun Instagram @Indah_Sakinah00 Sempat Mengungkah Kisah Terakhir Yang Memperlihatkan Foto Dirinya Bersama Sang Bayi.
DALAM UNGAHAN ITU TERDAPAT TULISAN CAPTION “MAAFIN AYAH YAA SENANG” Yang dipostting Sekitar 11 Jam Sebelum Kejadian.
Story Tersebut Kemudian Dibagikan Ulang Oleh Akun @Sipalingpandeglang Dan Mengundang Banyak Reaksi Warganet.
SEJUMLAH Komentar memenuhi unggahan tersebut.
“Ai Kamu Teh Naha Maehan Anak Pamajikan,” Tulis Akun @alvia_lutvianti.
Komentar Lain Dataang Dari Akun @Sintya_a20 Yang Menuliskan, “Husnul Khatimah Tehh.”
REAKSI Warganet Semakin Menambah Perhatian Publik Terhadap Kasus Ini Yang Kini Dikategorikan Sebagai Dugaan Pembunuhan Ibu Dan Anak.
BACA JUGA: SUAMI DI PANDEGLANG DIDUGA BUNUH ISTRI DAN ANAK, LALU COBA BUNUH DIRI
Sebelumnya Diberitakan, Satu Keluarga Ditemukan Bersimbah Darah Di Rumahnya Pada Kamis, 11 September 2025.
Indah Sakinah Dan Ikmal Ditemukan Meninggal Dunia, Sementara Sang Suami, Ikbal (26), Ditemukan Dalam Keadaan Kritis Delangan Luka Sayat Di Nadi Tangan Dan Leher.
Polisi Menduga Ikbal Melakukan Upaya Bunuh Diri Sesaat Setelah Menghabikan Nyawa Istri Dan Anaknya.
Ikbal Segera Dievakuasi Ke Rsud Aulia UNTUK Mendapatkan Perawatan, Walau Akhirnya Ia Pun Jagi Tak Tertolong.
Orangtua Korban, Jaja, Mengaku Curiga Karena RUrMah Anaknya Terlihat Sepi Sejak Pagi.
“Slahah Siang, Sekira Pukul 08.30 Wib Terlihat Sepi. Belum Ada Aktivitas,” Ujarnya.
Karena tidak ada respons saat dipanggil, ia kemudian mendobrak pintu dan mendapati tiga orga tergeletak di kamar gangan darah tercecer.
Kasus ini kini Ditangani pihak Kepolisian. Aparat Masih Menyelidiki Motif Di Balik Pembunuhan Tersebut Dan Belum Mengumumkan Hasil Pemeriksaan Resmi.
Editor: Siti Anisatusshalihah