Palembang, rakyatpembaruan.com-
Universitas Sriwijaya (UNSRI) melalui Program Studi Ilmu Kelautan menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat dengan mengusung tema “Strengthening Climate Awareness and Action Based on Ocean Literacy to Support SDG 13 through International Collaboration” yang diselenggarakan di Hotel 101 Palembang, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program EQUITY Universitas Sriwijaya sekaligus tindak lanjut dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Program ini bertujuan untuk memahami kesadaran masyarakat terhadap isu perubahan iklim melalui pendekatan literasi laut, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dan internasional dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 13: Aksi Iklim.
Kegiatan FGD menghadirkan tiga narasumber dari berbagai institusi yang memiliki kompetensi di bidang lingkungan, perikanan, dan perubahan iklim, yaitu Dr. Jitraporn Phaksopa dari Department of Marine Science, Fakultas Perikanan, Kasetsart University, Thailand; Wahyudi, S.Si., M.Si. selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ogan Ilir; serta Aroef Hukmanan Rais, S.Si., M.Si. dari BRPPUPP Kementerian Kelautan dan Perikanan dan SEAFDEC/IFRDMD Palembang.

Dalam paparannya, para narasumber menyampaikan berbagai perspektif mengenai tantangan perubahan iklim, pemahaman kesadaran lingkungan, pengelolaan sumber daya pesisir dan laut, serta pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung aksi iklim berkelanjutan. Selain itu, narasumber secara khusus memaparkan berbagai praktik baik (good practice) yang telah diterapkan di Thailand, Dinas Lingkungan Hidup, Ogan Ilir, dan Lingkup KKP serta SEAFDEC dalam mendukung aksi adaptasi perubahan iklim.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari SMA IT ASTRI Al-Ikhlas, SMP IT ASTRI Al-Ikhlas, SMA Negeri 1 Tanjung Batu, dan SMA Nurul Yaqin, serta melibatkan pengajar dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan ini juga dibawakan oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sriwijaya, Prof. Hermansyah, Ph.D sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi internasional dan implementasi program pendidikan berkelanjutan.
Selain menjadi wadah pertukaran pengetahuan, FGD ini juga menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi strategi, di antaranya penguatan program literasi laut dan perairan darat berbasis sekolah, pengembangan edukasi perubahan iklim berkelanjutan, peningkatan kapasitas guru melalui kelas iklim, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan mitra internasional.
Tim pelaksana menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Program EQUITY Universitas Sriwijaya atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.
Dukungan tersebut diharapkan dapat terus mendorong penguatan kerja sama internasional, pengembangan pendidikan, serta peningkatan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan global, khususnya terkait perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat dalam mendukung aksi iklim berbasis literasi laut dan perairan darat secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesadaran lingkungan dan mendukung pencapaian SDGs di tingkat lokal maupun global. (adi/rp)(manusia)
