Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip Latipulhayat, SH, LL.M., Ph.D. dan Akademisi dari Malaysia, Prof. Datuk. Ir. Ts. Dr. Ahmad Fauzi Ismail, FASc. memberikan motivasi kepada ribuan alumni Universitas Sriwijaya (UNSRI) dalam Upacara Wisuda Ke – 183 yang berlangsung di Gedung Auditorium UNSRI Kampus Indralaya, Rabu (15/4/2026).
Pada periode ini, UNSRI mewisuda 1.190 lulusan, dari jumlah tersebut, sebanyak 619 lulusan berhasil meraih predikat dengan pujian.
Adapun para wisudawan-wisudawati yang dilantik berasal dari berbagai fakultas di UNSRI yang terdiri atas Fakultas Ekonomi 101 orang berpredikat dengan pujian 60 orang, Fakultas Hukum 121 orang berpredikat pujian dengan 71 orang, Fakultas Teknik 49 orang berpredikat dengan pujian 9 orang, Fakultas Kedokteran 274 orang berpredikat dengan pujian 34 orang, Fakultas Pertanian 97 orang berpredikat dengan 39 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 162 orang berpredikat dengan pujian 29 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 138 orang berpredikat dengan pujian 41 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 119 orang berpredikat dengan pujian 47 orang, Fakultas Ilmu Komputer 59 orang berpredikat dengan pujian 23 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 68 orang berpredikat dengan pujian 21 orang, dan Program Pascasarjana 2 orang.
Rektor UNSRI, Prof. Taufiq Marwa, SE, M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Prof. Atip Latipulhayat serta Prof. Datuk. Ahmad Fauzi Ismail yang telah hadir memberikan orasi motivasi pada upacara wisuda ke – 183 ini.
“Pada wisuda kali ini terasa sangat istimewa karena telah hadir di tengah kita Wamendikdasmen, Prof Atip Latipulhayat dan Akademisi dari Malaysia, Prof Datuk Ahmad Fauzi Ismail. Terima kasih atas kehadirannya di kampus UNSRI Indralaya,” Ujar Rektor.
Dalam kesempatan itu, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada orang tua/wali alumni yang telah berhasil memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Ucapan selamat juga disampaikan Rektor kepada wisudawan dan wisudawati atas pencapaian gelar akademik yang diidamkan. Menurutnya tidak ada suatu pemberian orang tua yang lebih utama kepada anak-anaknya selain pendidikan yang baik.
“Kami mendoakan semoga jerih payah Bapak dan Ibu mendidik anak-anaknya sehingga pada hari ini bisa di wisuda mudah-mudahan bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Ucapan selamat kami sampaikan juga kepada anak – anak kami, saudara-saudara kami para alumni baru yang diwisuda pada hari ini, selamat atas keberhasilannya menggapai gelar akademik yang sangat diidam-idamkan selama ini. Seiring doa semoga gelar dan ilmu yang diperoleh dibekahi Allah SWT sehingga bisa membawa manfaat bagi diri sendiri dan bagi orang banyak. Kami mendoakan semoga berhasil hari ini menjadi awal untuk menggapai keberhasilan-keberhasilan selanjutnya di masa yang akan datang,” ucap Rektor.
Prof Taufiq berpesan agar para alumni selalu menjaga nama baik UNSRI, menjunjung tinggi kejujuran, amanah, menjaga etika, serta moral. Ia juga mengajak para alumni untuk selalu menghormati orang tua dan mencintai sesama agar sukses di manapun para alumni berkiprah.
Dalam orasi motivasinya, Prof. Atip Latipulhayat membahas sebuah fenomena di masa kini yaitu Artificial Intelligence (AI) yang mulai banyak digunakan di lingkungan akademik. Namun menurutnya hasil pemikiran manusia khususnya pelajar/i yang berpendidikan sangat sulit untuk digantikan oleh kekuatan AI tersebut.
“Di masa kini ada sebuah kekuatan yang menyebabkan hilangnya kepercayaan dari pemikiran manusia, hal ini sudah masuk ke dalam dunia pendidikan yaitu Artificial Intelligence (AI). Namun saya tetap percaya bahwa dengan adanya Pendidikan akan terus ada pemikiran manusia yang sulit digantikan oleh AI,” Ujarnya.
Lebih lanjut Prof. Atip Latilpullhayat yakin bahwa Mahasiswa UNSRI sudah dibekali pengetahuan dan pemikiran yang hebat, sehingga bisa menjawab tantangan global khususnya dari Artificial Intelligence (AI).
Sementara itu, dalam orasinya Prof. Ahmad Fauzi mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas pencapaian akademik yang diraih melalui kerja keras dan perjuangan panjang. Ia juga mengajak seluruh wisudawan/i memberikan apresiasi kepada para orang tua atas doa dan pengorbanan yang telah diberikan.
“Hari ini adalah puncak dari kerja keras dan seluruh pengorbanan yang telah kalian lakukan untuk sampai di sini. Selamat kepada kalian semua yang telah sampai pada hari ini. Semua hal itu tidak lepas dari bantuan orang sekitar terutama orang tua kalian semua. Oleh karena itu saya mengajak untuk berdiri dan bertepuk tangan kepada orang tua kita semua,” kata Prof. Fauzi.
Ia juga mengajak para alumni untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri, dengan selalu bergotong royong dalam melakukan sebuah pekerjaan, mempersiapkan diri dengan kompetensi dan integritas, serta tidak takut menghadapi kegagalan. Menurutnya, setiap tantangan dapat menjadi peluang apabila dihadapi dengan keberanian dan kesiapan.
“Para wisudawan haruslah bekerja sama atau gotong royong dalam melakukan pekerjaan untuk mencapai tujuan. Di era yang penuh tantangan, kita haruslah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin, mampu berkompetensi, jujur, dan tidak takut terhadap kegagalan,” ujarnya.
Mengakhiri orasinya, Prof. Fauzi menyampaikan pesan bahwa “Jangan biarkan orang lain menentukan arah tujuan hidup kita, karena kitalah yang memutuskan, kitalah yang menentukan itu, dan pilihan terbaik untuk diri kita sendiri,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, UNSRI juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa Luaran Prestasi Akademik dan yang aktif dalam kegiatan kemahasiswaan di Universitas Sriwijaya. (adi/rp)(manusia)