Bantentv.com – Meski pada perdagangan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik, hari ini IHSG justru ditutup di zona merah sebesar 2,19 persen atau 157,66 poin ke level 7.026,28 pada Kamis 2 April 2026.
Tercatat sebagian besar saham mengalami penurunan sebanyak 558 saham, 216 tidak bergerak atau stagnan, sementara hanya ada 184 saham yang berhasil menguat.
Sepanjang perdagangan hari ini, indeks bergerak rentan pada level 7.184 dengan level tertingginya 7.161, dan level terendah berada di level 7.019.
Hingga akhir sesi, IHSG mencatat volume perdagangan 25,44 miliar lembar saham dengan frekuensi 1,78 juta kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan sebesar Rp12,62 triliun.
Secara sektoral, pada penutupan hari ini hampir seluruh sektor berada di zona merah. Meski hanya ada satu sektor yang hijau, yaitu sektor non primer yang menguat 0,45 persen.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat 1,93 Persen, Sektor Perindustrian Tertinggi 6,1 Persen
Sementara sektor barang baku menjadi pemberat indeks dengan koreksi paling dalam hingga 4,86 persen. Diusulkan oleh sektor infrastruktur yang terkoreksi 3,96 persen, sektor energi melemah 2,94 persen, dan sektor perindustrian tertekan 2,23 persen. Sementara sektor transportasi dan sektor teknologi yang kompak lemah masing-masing 2 persen.
Ada tiga saham yang berhasil memimpin di pucuk top gainers pada hari ini, di antaranya PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menguat 24,83 persen ke level Rp905, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menguat 24,63 persen ke level Rp835, dan PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) menguat 21,71 persen ke level Rp157.
Sementara itu, tiga saham di daftar teratas toplosers di antaranya PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) ditekan 14,89 persen ke level Rp800, PT Remala Abadi Tbk (DATA) melemah 14,84 persen ke level Rp2.180, dan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) anjlok 14,81 persen ke level Rp92.
Editor Siti Anisatusshalihah