Bantentv.com – Harga BBM nonsubsidi kembali mengalami kenaikan. PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga sejumlah produk BBM mulai 4 Mei 2026.
Produk yang mengalami kenaikan antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, dengan menampilkan harga berkisar antara Rp500 hingga Rp4.000 per liter. Sementara itu, harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap terjaga.
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR Soroti Minimnya Sosialisasi
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa penyesuaian harga dilakukan mengikuti mekanisme pasar, dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, harga produk olahan internasional, serta nilai tukar rupiah.
“Sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategi negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM nonsubsidi, serta stabilitas nasional,” ujarnya.
Selain itu, Pertamina juga memperhitungkan kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam penetapan harga, sehingga penyesuaian hanya dilakukan pada sebagian produk, sementara produk lainnya tetap dipertahankan.
Baca Juga: Harga BBM Naik Lagi, Kini Giliran Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex
Pemerintah Lakukan Asesmen
Sementara itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, mengatakan pemerintah masih melakukan penilaian terkait dampak kenaikan harga solar terhadap kemungkinan penyesuaian harga BBM jenis bensin.
“(Peluang kenaikan harga bensin) masih dilakukan asesmen bersama BPH Migas,” ujarnya di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Senin, 4 Mei 2026.
Pernyataan tersebut muncul setelah publik mengungkapkan mengungkapkan harga solar nonsubsidi di tengah gejolak harga energi global. Kenaikan solar dinilai berpotensi memicu dampak buruk terhadap biaya distribusi, transportasi, hingga sektor industri.
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamina Dex Tembus Rp23.900 per Liter
Impor Minyak Rusia Masih Proses
Pada kesempatan yang sama, Yuliot juga menanggapi perkembangan rencana impor minyak mentah dari Rusia. Ia memastikan hingga saat ini pasokan tersebut belum terealisasi.
“Masih dalam proses,” katanya.
Menurutnya, pemerintah masih menyelesaikan kerja sama antar badan usaha serta instrumen teknis impor sebelum realisasi pengiriman dilakukan. Waktu kedatangan minyak mentah dari Rusia akan diumumkan kemudian oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: BBM Nonsubsidi Turun per 1 Februari, Harga Pertamax Jadi Rp11.800
Rencana impor sekitar 150 juta barel minyak mentah dari Rusia hingga kini masih berada pada tahap persiapan dan belum masuk ke tahap pengapalan.
Harga di SPBU Ikut Naik
Sebagai gambaran, pada awal Mei 2026 harga BBM solar di sejumlah SPBU swasta di Jakarta mengalami kenaikan signifikan. Di SPBU BP-AKR, harga BP Ultimate Diesel naik dari Rp25.560 menjadi Rp30.890 per liter.
Peningkatan serupa terjadi di SPBU Vivo, di mana Primus Diesel Plus melonjak dari Rp14.610 menjadi Rp30.890 per liter.
Sementara di SPBU Pertamina, harga solar nonsubsidi juga mengalami kenaikan meski tidak melebihi SPBU swasta. Pertamina Dex kini dijual Rp27.900 per liter, sedangkan Dexlite berada di kisaran Rp26.000 per liter.
Editor : Erina Faiha