Bantentv.com – Bagi masyarakat yang tertarik dengan dunia investasi, khususnya saham, istilah dividen tentu sudah tidak asing lagi. Namun, masih banyak calon investor pemula yang belum memahami apa itu dividen dan bagaimana cara kerjanya.
Secara sederhana, dividen merupakan pembagian keuntungan perusahaan kepada para pemegang saham. Ketika seseorang membeli saham, secara tidak langsung ia memiliki sebagian kecil kepemilikan perusahaan. Jika perusahaan memperoleh keuntungan, sebagian laba tersebut dapat diumumkan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen.
Baca Juga: Keuntungan Tabungan Emas di Pegadaian
Dividen Jenis-Jenis
Secara umum, terdapat beberapa bentuk dividen yang biasa dibagikan perusahaan kepada investor, antara lain:
- Dividen Tunai (Dividen Tunai)
Merupakan jenis dividen yang paling umum. Investor akan menerima pembagian keuntungan dalam bentuk uang tunai yang ditransfer ke rekening efek.
- Dividen Saham (Dividen Saham)
Dividen diberikan dalam bentuk tambahan saham, sehingga jumlah kepemilikan saham investor akan bertambah.
Jenis dividen yang relatif jarang terjadi, yaitu pembagian keuntungan dalam bentuk aset non-tunai, seperti produk atau aset tertentu milik perusahaan.
Dividen yang dibagikan sebelum tahun buku perusahaan berakhir. Pembagiannya bersifat sementara dan dapat berubah sesuai kinerja perusahaan hingga akhir tahun.
Baca Juga: Katat! Ini Waktu yang Tepat Menjual dan Membeli Emas agar Dapat Keuntungan
Jadwal Pembagian Dividen
Pembagian dividen tidak dilakukan secara sembarangan. Perusahaan menentukan jadwal pembagian melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Beberapa tanggal penting yang perlu diketahui investor meliputi:
- Tanggal Cum: Tanggal terakhir investor harus memiliki saham agar berhak menerima dividen.
- Ex Date: Tanggal setelah cum date, di mana investor yang baru membeli saham tidak lagi berhak atas dividen.
- Tanggal Pencatatan: Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen.
- Tanggal Pembayaran: Tanggal pembayaran dividen kepada pemegang saham.
Dividen sebagai Sumber Pendapatan Tambahan
Bagi investor, dividen menjadi keuntungan tambahan selain dari kenaikan harga saham atau capital gain. Selain itu, terdapat strategi investasi yang fokus pada saham-saham yang konsisten membagikan dividen karena dapat menjadi sumber pendapatan pasif (passive income).
Namun demikian, tidak semua perusahaan membagikan dividen. Sebagian besar perusahaan memilih menahan laba untuk reinvestasi, terutama perusahaan yang masih dalam tahap ekspansi.
Oleh karena itu, sebelum membeli saham, investor disarankan untuk mempelajari laporan keuangan dan kinerja perusahaan agar dapat memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang.
Editor : Erina Faiha