Serang, Bantentv.com – Kegiatan Fun Run penutup menjadi rangkaian Semarak Hari Sumpah Pemuda 2025. Acara ini dihadiri oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI Kota) Serang bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Untirta.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 20 hingga 26 Oktober di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang. Acara ini dilengkapi dengan berbagai lomba mulai Playstation, Stand Up Comedy, Mancing, Fun Futsal, Content Creator, penulisan opini, orasi ilmiah hingga Fun Run.
Selain perlombaan, juga ada kegiatan pendukung mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, bhakti sosial dan panggung hiburan pemuda.
Fun Run sebagai penutup rangkaian kegiatan diikuti ratusan peserta. Mereka start dan finish di Stadion Maulana Yusuf dengan jarak tempuh 5 kilometer.
Baca Juga: Melalui PLN Mobile Run, Gubernur Andra Soni Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Banten
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Zeka Bachdi yang melepas peserta Fun Run mengatakan, Pemkot Serang mendukung agenda kepemudaan.
“Semarak Hari Sumpah Pemuda ini menjadi bukti eksistensi anak-anak muda di Kota Serang. Kami dari Pemkot mendukung agar pemuda terus berkontribusi pada pembangunan,” ucapnya.
Dia berharap, kegiatan kepemudaan di Kota Serang terus menggeliat. Hal ini mendorong akselarasi pembangunan.
“Kita ingin anak-anak muda di Kota Serang terus melakukan kegiatan positif. Sebab anak-anak muda ini sangat punya energi besar dan menjadi faktor penting kemajuan daerah,” katanya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kota Serang Fauzan Dardiri mengatakan, rangkaian Semarak Peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai langkah mendorong anak muda ikut andil dalam pembangunan.
“Kita percaya bahwa anak muda adalah tulang punggung dan kunci penting dalam melakukan percepatan pembangunan, khususnya di Kota Serang,” ucapnya.
Fauzan mengatakan, kegiatan ini mengandeng berbagai pihak untuk berkolaborasi. Mulai dari Organisasi Kepemudaan (OKP), Palang Merah Indonesia (PMI) komunitas Stand Up Comedy, pelajar hingga media.
“Kenapa kita mengandeng banyak pihak? Karena kita percaya kolaborasi adalah kunci pembangunan. Ini sebenarnya kekuatan besar dari anak muda,” tutupnya.
Editor : Erina Faiha