Serang, Bantentv.com – Memasuki hari ketiga arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), hampir 2.000 kendaraan tercatat melintasi Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan, Banten.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten memastikan operasional penyeberangan berjalan lancar, tertib, dan terkendali.
Berdasarkan data operasional 24 jam pada Minggu, 21 Desember 2025, sebanyak 1.987 kendaraan telah dilayani. Kendaraan tersebut terdiri dari 1.050 unit sepeda motor dan 937 unit truk logistik.
Selain itu, total 2.532 penumpang tercatat menggunakan layanan penyeberangan di pelabuhan tersebut.
Untuk mendukung kelancaran arus, Pelindo Regional 2 Banten mengoperasikan 18 unit selama hari ketiga Posko Angkutan Laut Nataru.
Baca Juga: Motor dan Truk Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan Selama Libur Nataru
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, mengatakan Pelabuhan Ciwandan berperan penting sebagai simpul strategi penyeberangan. Khususnya untuk kendaraan roda dua dan angkutan barang selama libur akhir tahun.
“Alhamdulillah, pada hari ketiga Nataru memastikan operasional penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan berjalan kondusif. Kami terus memantau pergerakan kendaraan secara real-time untuk pelayanan tetap aman dan nyaman,” ujar Benny.
Sejak Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dibuka, pada periode 19 hingga 21 Desember 2025, Pelindo Regional 2 Banten mencatat 41 unit kapal telah beroperasi. Kapal tersebut melayani penyeberangan melalui Pelabuhan Ciwandan.
Selama tiga hari operasional tersebut, tercatat 5.288 penumpang melintasi Pulau Sumatera. Dengan total 4.245 kendaraan yang dilayani, terdiri dari 2.028 unit sepeda motor dan 2.217 unit truk logistik.
Menurut Benny, angka tersebut menunjukkan arus penyeberangan masih terkendali meski volume kendaraan terus meningkat menjelang puncak libur Nataru.
Pelindo Regional 2 Banten juga memperkuat koordinasi dengan operator kapal dan aparat keamanan, selain kesiapan armada. Mereka juga menyiagakan fasilitas pendukung seperti kawasan penyangga, posko kesehatan, dan kawasan istirahat pengguna jasa.
Editor AF Setiawan