Pandeglang, Bantentv.com – Kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan operasi katarak yang diselenggarakan di MA Pusat Menes kembali menjadi ruang kolaborasi antara Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), PGMA, serta Klinik Mata Saruni Pandeglang dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025 ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PBMA, KH Embay Mulya Syarif.
Di hadapan peserta, Embay mengingatkan bahwa mata adalah organ penting yang harus selalu dirawat, dan masyarakat perlu memiliki kebiasaan untuk memeriksakan kesehatan secara berkala.
Baca Juga: Klinik Mata dan ‘Boedak Saung’ Bakal Gelar Operasi Katarak Gratis, Catat Tanggalnya!
Ia menyebut bahwa kegiatan Baksos ini merupakan wujud Dakwah Bil Hal yang nyata manfaatnya bagi warga, terutama karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dalam menjaga fungsi penglihatan.
“Ini sangat mulia dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Embay, mengingatkan kembali betapa besarnya nilai kegiatan sosial tersebut.
Dukungan juga datang dari pemerintah setempat. Camat Menes, Usep Sudarmana, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama antara MA Pusat Menes, PBMA, PGMA, dan pihak lain yang turut membantu terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, koordinasi selama persiapan hingga pelaksanaan berjalan dengan baik sehingga layanan pemeriksaan mata dapat diberikan secara optimal.
“Kami dari pemerintahan sangat mendukung dengan kegiatan ini, apresiasi kepada MA, khususnya PBMA dan PGMA,” tutupnya.
Ketua Panitia Baksos, M. Muamar, menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas sebagai upaya membantu masyarakat yang mengalami keluhan, khususnya mereka yang terindikasi katarak.
Ia menuturkan bahwa rangkaian acara ini lahir dari komunikasi awal dengan pihak klinik hingga akhirnya dapat terlaksana.
“Berawal dari koordinasi dengan pihak Klinik, Alhamdulillah terlaksananya kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap pemeriksaan yang dilakukan dapat mendeteksi berbagai gangguan mata sejak dini agar masyarakat memperoleh penanganan yang tepat.
Muamar juga menambahkan bahwa apabila dalam pemeriksaan ditemukan peserta yang terindikasi katarak, mereka akan mendapatkan tindak lanjut berupa operasi di Klinik Utama Mata Saruni lebih lanjut.
“Jika nanti saat pemeriksaan ada yang terindikasi Katarak, maka akan dilakukan operasi di Klinik Utama Mata Saruni,” tutupnya.
Editor Siti Anisatusshalihah