Bantentv.com – Orang lanjut usia (lansia) memang perlu diperhatikan pola hidupnya agar tetap sehat dan bugar meski usianya telah lanjut. Meski sudah lanjut usia, namun bukan berarti dilarang untuk tidak banyak makan makanan tertentu termasuk daging.
Lansia tentu saja dapat memakan daging asalkan tepat. Tak hanya itu, jenis, porsi, sekaligus cara megolahnya pun perlu diperhatikan.
Pilihlah daging yang tepat
Pemilihan dgaing yang tepat adalah cara terbaik lansia agar bisa tetap menyantapnya. Pilih daging yang masih segar. Lalu daging apa saja ? ayam tanpa kulit dan daging sapi tanpa lemak, merupakan pilihan yang tepat.
Sebenarnya lansia lebih memilih mengonsumsi ikan karena paling aman dan mudah dicerna.
Jangan lupa untuk membatasi konsumsi daging berkulit tebal, jeroan, dan daging olahan seperti sosis, nugget, atau kornet.
Cara memasak yang ‘ramah lansia’
sebaiknya daging-dagin tersebut tidak digoreng, dibakar, atau dimasak dengan santan kental. Maka cara yang direkomendasikan adalah direbus, dikukus, atau ditumis ringan.
Baca Juga: Tips Memulai Pola Makan Sehat
Porsinya kecil tapi rutin
Porsi yang dianjurkan untuk lansia adalah sekitar 50–75 gram sekali makan, sebanyak 2–3 kali seminggu.
Ingat, konsumsi daging bisa diselingi dengan ikan, tahu, atau tempe. Porsi ini cukup untuk menjaga otot dan daya tahan tubuh. Perlu diperhatikan agar tidak terlalu banyak mengonsumsi daging jika memiliki riwayat kolesterol tinggi, asam urat, atau masalah ginjal berat.
Padukan dengan serat & cairan
Saat makan daging jangan lupa harus selalu ada sayur. Minum air yang cukup juga penting agar tidak sembelit dan pencernaan tetap ringan.
Jangan lupa perhatikan penyakit penyerta
Jika lansia memiliki penyakit penyerta seperti Kolesterol tinggi, pilihlah daging yang sangat rendah lemak. Bagi penderita asam urat, batasi daging merah.
Untuk masalah ginjal, konsultasikan dengan dokter mengenai jumlah protein yang aman. Nah bagi lansia yang giginya sudah ompong, maka daging harus dimasak sampai sangat empuk.
Editor Lilik HN