Bantentv.com – Lionel Messi kembali menjadi sorotan saat membawa Argentina meraih kemenangan 2-0 atas Austria pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026, Senin 22 Juni 2026.
Kapten Albiceleste itu mencetak dua gol kemenangan, meski sempat mengalami momen kurang beruntung setelah gagal mengakhiri penalti pada awal pertandingan.
Laga yang berlangsung sengit tersebut sempat menghadirkan drama sejak menit-menit awal.
Argentina mendapatkan hadiah penalti setelah meninjau tayangan VAR terkait pelanggaran terhadap Lautaro Martinez di dalam kotak terlarang.
Namun peluang emas itu gagal dimanfaatkan Messi. Tendangan pemain berusia 39 tahun tersebut melenceng tipis di sisi kanan gawang Austria pada menit ke-9.
Baca Juga: Argentina vs Austria Jadi Laga Penentu, Ini Jadwal Lengkap Piala Dunia Selasa, 23 Juni 2026
Meski demikian, kegagalan tersebut tidak membuat Messi kehilangan pengaruhnya dalam permainan Argentina.
Setelah beberapa kali menciptakan peluang, Argentina akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-38.
Facundo Medina mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang disambut Messi dengan penyelesaian tenang untuk menaklukkan kiper Austria, Alexander Schlager.
Gol tersebut membawa Argentina unggul 1-0 hingga turun minum.
Austria mencoba memberikan perlawanan pada babak kedua. Peluang terbaik mereka hadir melalui tendangan bebas Marcel Sabitzer pada menit ke-55, namun Emiliano Martinez tampil sigap mengamankan gawang Argentina.
Di sisi lain, Argentina terus menekan demi menambah keunggulan.
Saat pertandingan memasuki masa cedera, Messi kembali menunjukkan kualitasnya.
Berawal dari serangan Argentina pada menit ke-90+5, bola rebound di dalam kotak penalti jatuh ke kaki Messi. Tanpa kesulitan, ia langsung menceploskan bola ke gawang Austria dan mengubah skor menjadi 2-0.
Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Argentina hingga peluit panjang yang dibunyikan.
Selain mencetak dua gol, Messi juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya dan menjadi motor serangan Albiceleste sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Argentina dalam persaingan Grup J sekaligus memperkuat mereka untuk melangkah ke fase gugurnya posisi Piala Dunia 2026.