Bantentv.com – Kreator konten Farida Nurhan, yang akrab disapa Omay, belakangan menjadi perbincangan publik setelah memutuskan meninggalkan YouTube dan fokus pada platform TikTok.
Setelah hampir satu dekade menjadi YouTuber, Omay mengambil keputusan besar untuk meninggalkan platform yang telah membesarkan namanya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keputusan itu tidak diambil dengan mudah.
“Keputusan yang tidak mudah, maju mundur sejak 18 bulan yang lalu,” tulis Omay di akun Instagram pribadinya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada YouTube karena telah besarkan namanya serta memberikan banyak pelajaran hidup.
“Terima kasih buat pengalaman dan pembelajaran tak terhingganya, YouTube. Terima kasih atas pengalaman yang terkadang di luar nalar juga. Kamu juga membuat Omay menjadi hamba Tuhan yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya,” tambahnya.
Baca Juga: Identifikasi YouTube dan Hapus Konten Berbahaya Demi Keamanan
Omay mengungkapkan, selama ini ia tetap bertahan membuat konten sebagai bentuk rasa terima kasih kepada platform tersebut.
“Menunggu siapa yang tahu keajaiban itu datang seperti enam tahun yang lalu, tapi sepertinya Omay sudah dapat menjelaskannya,” lanjutnya.
“Sejujurnya, selama ini Omay bertahan tetap ngonten sebagai ucapan terima kasihku kepadamu, tapi sekarang aku harus pergi,” imbuhnya.
Ia mengakui YouTube telah menjadi jalan untuk mewujudkan banyak impian masa kecil dan masa mudanya.
“Terima kasih YouTube sudah membuat Omay kaya raya. Banyak mimpi masa kecil dan mudaku terwujud karena ngonten di platformmu,” tulisnya.
Tak lupa, Omay juga menyampaikan terima kasih kepada para subscriber channel YouTube miliknya yang selama ini setia menonton dan mendukung konten-konten kulinernya.
“Terima kasih buat semua subscribernya Omay yang selalu ada buat Omay selama kurang lebih 10 tahun terakhir ini. Itu adalah perjalanan yang luar biasa,” katanya.
Baca Juga: Youtube Resmi Menghentikan Fitur Trending, Ini Gantinya
Kini, Omay mengaku siap beralih dan fokus ke platform lain, yakni TikTok.
“TIKTOK LIVE MEMANGGILKU…,” tulisnya.
Tak hanya itu, Omay juga mengungkapkan alasan lain meninggalkan YouTube. Dalam tayangan di kanal YouTube Deddy Corbuzier, ia mengatakan bahwa selama 18 bulan terakhir ia berharap ada perkembangan di YouTube, namun tidak terjadi peningkatan, baik dari jumlah penonton maupun pendapatan iklan.
“Saya sudah ingin berhenti membuat YouTube sejak 18 bulan lalu karena penghasilannya sudah tidak ada. Waktu awal podcast bareng Om Ded, penghasilannya sempat Rp350 juta dari adsense, tapi lama-kelamaan menurun dari viewer dan penghasilannya,” ujar Omay.
Baca Juga: Youtube Tak Lagi Bayar Kreator untuk Video AI dan Klip Mulai 15 Juli 2025
Ia menambahkan, pada awalnya penurunan tersebut masih ditutupi oleh penghasilan dari Facebook. Setiap membuat konten YouTube, memerintahkan sekaligus mengambil gambar untuk konten Facebook dengan sudut pengambilan yang berbeda.
“Di Facebook tidak perlu editor, tidak perlu thumbnail, tidak perlu yang berlebihan. Langsung saja diunggah dan penghasilannya bisa tiga kali lipat dari YouTube saya sampai sekarang,” jelasnya.
Omay juga mengungkapkan, setiap memproduksi satu konten YouTube, ia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta untuk kebutuhan videografer, editor, thumbnail, hingga biaya berbagi dengan warga saat membuat konten.
Dalam sebulan, ia biasanya mengunggah delapan video, sehingga total biaya produksi bisa mencapai Rp11–12 juta. Sementara pendapatan yang diperoleh sekitar Rp32 juta dan kondisi tersebut telah berlangsung selama 18 bulan terakhir.
Kini, ia fokus membuat konten di TikTok karena menilai pendapatannya di kedua platform tersebut lebih besar.
Editor : Erina Faiha