Serang, Bantentv.com – Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong para petani di wilayahnya agar dapat berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini dinilai menjadi peluang besar bagi petani untuk menyalurkan hasil panennya secara langsung kepada pengelola dapur MBG.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M. Tauchid, mengatakan bahwa seluruh kelompok petani binaan kini diarahkan agar bersinergi dengan SPPG dalam penyediaan bahan pangan.
Baca Juga: Pastikan MBG Aman, Dinkes Lebak Lakukan Pengawasan SPPG
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok kebutuhan pangan, terutama untuk menunjang keberlanjutan program MBG di daerah.
“Banyak kelompok tani itu yang merupakan binaan Dinas Pertanian. Ke depan, bagaimana agar SPPG-SPPG ini saling berkoordinasi untuk penyuplaian program MBG,” ujar Agus.
Agus menambahkan, saat ini sudah banyak petani yang memanfaatkan peluang dari program MBG dengan menyesuaikan hasil produksinya terhadap kebutuhan dapur makan bergizi.

Ia menjelaskan, dengan dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, produksi padi di Banten pada tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 15,46 persen dan menempatkan Banten pada peringkat ke-8 nasional.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa hasil pertanian di Banten cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pasokan bahan pangan untuk program MBG.
Selain itu, sektor peternakan juga menunjukkan hasil positif, dengan produksi telur ayam dan daging unggas yang kini berada dalam kondisi surplus.
Dengan peningkatan hasil pertanian dan ketersediaan stok pangan yang stabil, Pemprov Banten optimistis para petani mampu menjadi mitra penting dalam keberhasilan program MBG ke depan.
Editor Siti Anisatusshalihah