Serang, Bantentv.com – Sebuah rumah tidak layak huni milik seorang lansia bernama Nenek Kulsum di Kampung Buah, Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh dimakan usia.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026. Rumah ambruk diduga karena struktur bangunan yang telah lapuk dan tidak lagi mampu menopang beban.
Beruntungnya, saat kejadian Nenek Kulsum tidak berada di dalam rumah, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Nenek Kulsum diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Kedua anaknya telah berkeluarga dan tinggal terpisah bersama pasangan masing-masing.
Baca Juga: Nenek Kulsum, Lansia yang Tinggal Sendiri di Rumah Bocor
Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat mereka belum mampu membangun kembali rumah yang roboh.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat. Dengan semangat gotong royong, mereka mengamankan sejumlah barang milik Nenek Kulsum yang masih bisa diselamatkan dari memelihara bangunan.
Sebelumnya, Nenek Kulsum memang menjalani hari-harinya seorang diri di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Atap bocor, struktur kayu lapuk, dan dinding rapuh menjadi bagian dari kesehariannya sebagai lansia yang hidup tanpa pendamping.
Kasem, anak Nenek Kulsum, mengungkapkan bahwa pihak keluarga sebenarnya telah berulang kali mengajak sang ibu untuk tinggal bersama.
Namun ajakan tersebut selalu ditolak, meski jarak rumah mereka terbilang dekat.
“Sudah diajak tinggal bareng, tapi enggak mau. Maunya tetap di sini, mau sendiri saja,” ujar Kasem.
Menurutnya, kondisi kesehatan Nenek Kulsum juga sedang tidak baik. Meski begitu, sang ibu tetap memilih bertahan di rumah lama yang bocor dan kini telah ambruk.
Editor AF Setiawan