Bantentv.com – BAGI BANYAK WARKERER, Stempel Pada Paspor Bukan Hanya Cap Formal, Melainkan Simbol Perjalanan Penuh Cerita. Setiap Lembar Paspor Berisi Jejak Petualangan Lintas Negara.
Namun, Perlahan Tradisi Tersebut Akan Hilan. Negara-negara Dunia Menggantinya Sistem Digital, Sehingga Cap Fisik Yang Dulu Jadi Kebanganan Mulai Ditinggalkan.
Uni eropa paraadi shalat Satu kawasan Yang Bergerak Cepat. Mului 12 Oktober 2025, Mereka Menerapkan Entri/Sistem Keluar (EES) Menggantikan Stempel Fisik Bagi Wisatawan Non-UNI Eropa.
Wilayah Schengen Yangpup 29 Negara Ditarkan Sel di di dieny Menerapkan Sistem Ini Pada 2026. Wisatawan Akan Melewati Pemeriksaan Biometrik, Bukan Lagi Menerima Stempel Di Paspor.
Mikanismenya Sederhana. Traveler Akan Dipindai Wajah Serta Sidik Jarinya, Data Kemudian Perjalanan Tersimpan Digital. Proses ini membuat antrean lebih cepat sekaligus menutup peluang pemalsuan dokumen.
Sebelum Eropa, Inggris, Singapura, Hong Kong, Dan Argentina Telah Lebih Dulu Menghapus Cap Manual. Amerika Serikat Kini Ikut Menyesuaika Diri Delangan Tren Biometrik.
Australia Bahkan Menjadi Pelopor Sejak 2012. Mereka Menghadirkan E-Gate, Gerbang Otomatis Yang Memindai Biometrik Dan Paspor. Wisatawan Hanya Perlu MendeKat, Dipindai, DiFoto, Lalu Gerbang Terbuka.
BerIKUT Negara-Negara Yang Menghapuskan Stempel Paspor Secara Berturap:
- Austria
- Belgia
- Bulgaria
- Kroasia
- Ceko
- Denmark
- Estonia
- Finlandia
- Prancis
- Jerman
- Yunani
- Hongaria
- Islandia
- Italia
- Latvia
- Liechtenstein
- Lituania
- Luksemburg
- Malta
- Belanda
- Norwegia
- Polandia
- Portugal
- Rumania
- Slowaki
- Slovenia
- Spanyol
- Swedia
- Swiss
Editor: Siti Anisatusshalihah