Pandeglang, Bantentv.com – Pandeglang, Bantentv.com – Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Pandeglang pada momentum Safari Ramadhan di Kecamatan Jiput, Kamis, 5 Maret 2026, diserbu warga.
Tidak lama setelah dibuka, stan pangan murah langsung menjangkau masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Salah satu warga, Eneng, mengaku sengaja datang lebih awal untuk berbelanja kebutuhan dapur selama bulan puasa.
“Saya belanja minyak dan sayuran untuk stok selama bulan puasa,” ujar Eneng.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual dalam gerakan pangan murah tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
“Lumayan harganya lebih murah, jadi bisa belanja lebih banyak buat kebutuhan selama Ramadhan,” katanya.
Baca Juga: SPPG Karya Bakti Jiput Resmi Dibuka, Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta membantu meringankan beban masyarakat, khususnya selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi,” ujar Dewi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.
“Insyaallah stok aman dan pemerintah bersama jajaran terkait terus memastikan ketersediaan bahan pokok,” tambahnya.
Baca Juga: Program Pangan Murah Warga Antusias Serbu di Kabupaten Tangerang
Sementara itu, Camat Jiput, Ade Juliansyah, menjelaskan Gerakan Pangan Murah merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian, BUMD Pandeglang Berkah Maju (PBM), dan Bulog.
“Komoditas yang dijual mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang putih, bawang merah, cabai, telur hingga daging,” jelasnya.
Menurutnya, komoditas yang paling banyak diburu warga antara lain minyak goreng, daging, dan gula pasir.
“Alhamdulillah masyarakat merasa sangat terbantu, apalagi saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Harga yang kami tawarkan mengacu pada HET bahkan ada yang di bawah harga pasar,” tutupnya.
Editor : Erina Faiha