Bantentv.com – Leunca mungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, terutama pecinta lalapan dan masakan khas Sunda. Sayuran berukuran kecil berbentuk bulat ini kerap disajikan sebagai pelengkap makanan karena memiliki rasa khas yang segar dan sedikit pahit, namun leunca bermanfaat untuk kesehatan.
Meski ukurannya kecil, leunca ternyata menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan di dalamnya dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, kesehatan kulit, hingga mendukung fungsi organ tetap optimal.
Tak heran jika leunca semakin banyak dilirik sebagai salah satu sayuran tradisional yang memiliki nilai gizi cukup baik untuk dikonsumsi sehari-hari.
Baca Juga: Wajib Tahu, Sayur dan Buah Jenis Ini Tidak Baik Dikonsumsi Setiap Hari!
Isi Gizi Leunca
Dalam 100 gram leunca terkandung berbagai nutrisi penting, antara lain:
- Energi: 38 kkal
- Protein: 1,1 gram
- Karbohidrat: 7,6 gram
- Lemak: 0,3 gram
- Serat: 2 gram
- Vitamin C: 17mg
- Vitamin B1: 0,2mg
- Vitamin B2: 0,1 mg
- Vitamin B3: 0,6 mg
- Kalsium: 7 mg
- Fosfor: 55 mg
- Seng: 1mg
- Beta karoten: 25 mcg
- Udara: 90,5 gram
Leunca dapat dikonsumsi sebagai lalapan maupun diolah menjadi berbagai masakan Nusantara. Jika dimakan mentah, pastikan leunca dicuci hingga bersih untuk mengurangi risiko kontaminasi kotoran dan bakteri.
Manfaat Leunca untuk Kesehatan
1.Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh
Leunca mengandung vitamin C, zinc, dan beta karoten yang berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.
Nutrisi tersebut membantu sel imun bekerja lebih optimal sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi dan penyakit.
2. Berpotensi Membantu Menurunkan Kolesterol
Kandungan antioksidan seperti flavonoid dan antosianin dalam leunca dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL).
Senyawa tersebut juga berpotensi membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah.
3. Menjaga Kesehatan Mata
Beta karoten merupakan salah satu nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan mata.
Kandungan ini membantu melindungi retina dan mendukung fungsi penglihatan agar tetap optimal seiring bertambahnya usia.
4.Membantu Menyehatkan Kulit
Vitamin C dalam leunca berperan dalam pembentukan kolagen, protein yang penting untuk menjaga elastisitas kulit.
Selain itu, antioksidan di dalamnya membantu melawan radikal bebas yang dapat mempercepat penuaan dini.
5. Mendukung Kesehatan Tulang
Leunca mengandung kalsium dan fosfor yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kepadatan tulang.
Kedua mineral tersebut berperan dalam menjaga kekuatan tulang dan membantu mengurangi risiko pengeroposan tulang.
6.Membantu Menjaga Pencernaan Kesehatan
Kandungan serat dalam leunca dapat membantu memperlancar proses pencernaan dan mencegah sembelit.
Serat juga membantu menjaga kesehatan saluran cerna secara keseluruhan.
7.Membantu Mengontrol Gula Darah
Leunca memiliki kandungan serat yang dapat membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
Oleh karena itu, sayuran ini dapat menjadi bagian dari pola makan sehat bagi orang yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.
8. Cocok untuk Menu Diet
Dengan kalori yang relatif rendah dan kandungan serat yang cukup tinggi, leunca dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.
Hal ini membantu mengurangi keinginan makan berlebihan sehingga mendukung program pengelolaan berat badan.
Efek Samping Leunca yang Perlu Diperhatikan
Meskipun memiliki manfaat, konsumsi leunca dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan tubuh. Hal ini karena leunca mengandung solanine, yakni senyawa alami yang bisa menjadi beracun jika dikonsumsi terlalu banyak.
Baca Juga: Berbagai Makanan yang Mengandung Kolesterol Jahat
Leunca umumnya masih aman untuk penderita asam urat karena mengandung purin yang rendah. Akan tetapi konsumsi berlebihan sebaiknya dihindari jika sedang mengalami serangan akut, dan tetap sesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Efek samping leunca yang mungkin terjadi seperti mual, muntah, diare, sakit kepala, hingga rasa pusing. Maka penting sekali agar kita membatasi konsumsinya dengan tidak berlebihan dan melihat kondisi tubuh kita masing-masing.
Editor AF Setiawan