Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kota Serang akan mengambil tindakan proaktif untuk mempercepat proses penetapan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten. Langkah ini dilakukan setelah disampaikannya kajian penetapan status tersebut oleh Pemerintah Provinsi Banten kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Asisten Daerah I Kota Serang, Subagyo, menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Serang masih menunggu tindak lanjut dari Kemendagri. Namun, menghentikannya tidak ingin hanya menunggu dan akan melakukan upaya jemput bola dengan koordinasi aktif.
“Setelah pengiriman surat tersebut, Wali Kota Serang juga melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, untuk menanyakan secara langsung terkait proses penetapan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten,” kata Subagyo.
Baca Juga: Penyerahan Aset Kantor Disdukcapil Serang Kembali Tertunda, Molor hingga Maret 2026
Menurut Subagyo, Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Provinsi Banten memiliki semangat yang sama untuk terus berkoordinasi dengan Kemendagri guna memperjelas status ibu kota provinsi.
Ia menjelaskan, dalam Undang-Undang Provinsi Banten disebutkan bahwa ibu kota provinsi berkedudukan di Serang. Namun, belum dijelaskan secara rinci apakah yang dimaksud Serang adalah kota atau kabupaten.
“Sebagaimana Arah Bapak Wali Kota, target penetapan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten diharapkan dapat diselesaikan pada tahun ini. Untuk itu, kami akan lebih intensif melakukan koordinasi, baik dengan Pemerintah Provinsi Banten maupun Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.
Baca Juga: Kota Serang Tambah 750 Titik PJU, Siapkan Anggran Rp12 Miliar
Subagyo berharap proses penetapan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten dapat segera terwujud pada tahun ini, sehingga memberikan kepastian hukum dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Kami tidak ingin proses ini terhambat hanya karena kurangnya koordinasi atau adanya persyaratan yang belum terpenuhi. Pemerintah Kota Serang akan menyatakan proaktif dengan terus melakukan komunikasi lanjutan,” katanya.
Editor : Erina Faiha