Bantentv.com – Kabar menggembirakan datang dari Electronic Arts (EA) dan DICE. Setelah penantian panjang dari para penggemar, Battlefield 6 akhirnya resmi dirilis dan langsung mencatatkan prestasi luar biasa di minggu pertamanya.
Hanya dalam waktu tujuh hari sejak diluncurkan secara global, game FPS besutan EA ini dilaporkan berhasil terjual lebih dari 6,5 juta kopi di seluruh dunia. Angka ini menandai kembalinya pamor franchise legendaris ini ke puncak kejayaannya.
Ketika EA mengatakan bahwa mereka ingin membawa kembali masa kejayaan seri Battlefield, ternyata itu bukan sekadar janji kosong.
Menurut laporan terbaru dari Alinea Analytics, Battlefield 6 sukses mencapai angka penjualan 6,5 juta kopi hanya dalam kurun waktu satu minggu saja.
Pencapaian ini dihitung dari total penjualan di seluruh platform utama mulai dari PlayStation 5, Xbox Series X/S, hingga PC.
Dengan hasil sebesar ini, jelas bahwa Battlefield 6 berhasil menjadi salah satu rilisan yang diterima EA dalam beberapa tahun terakhir.
Kontributor PC Terbesar
Menariknya, laporan yang sama juga menyebutkan bahwa pemain PC menjadi kontributor terbesar dalam penjualan global.
Dari total 6,5 juta kopi, sekitar 3,5 juta unit berasal dari pengguna PC, khususnya melalui platform Steam. Sementara itu, PlayStation 5 menyumbang sekitar 23,7%, dan Xbox Series X/S sebesar 19,6% dari total penjualan.

Angka ini menampilkan komunitas PC masih menjadi peran utama bagi seri Battlefield. Sesuatu yang sudah melekat kuat sejak era Battlefield 3 dan Battlefield 4.
Tak hanya dari segi jumlah kopi yang terjual, Battlefield 6 juga mencatatkan rekor pendapatan yang fantastis.
EA dilaporkan telah mengantongi pendapatan kotor sekitar 350 juta dolar AS. Ini setara dengan lebih dari 5,6 triliun rupiah hanya dalam waktu satu minggu.
Pendapatan ini diperkirakan akan terus meningkat. Hal ini seiring bertambahnya penjualan digital, pembelian battle pass, dan konten tambahan yang sudah mulai diluncurkan oleh pihak pengembang.
Banyak analis industri menilai pencapaian ini sebagai titik balik penting bagi EA dan DICE. Terutama setelah performa Battlefield 2042 yang sempat mendapat banyak kritik.
Kini, dengan sistem penghancuran yang lebih realistis, grafik berbasis Frostbite Engine terbaru, serta gameplay berukuran besar hingga 128 pemain, Battlefield 6 berhasil menghadirkan kembali sensasi perang epik. Ini adalah sensasi yang selama ini dirindukan para pemain.
Respon Positif
Dari sisi komunitas, respon para pemain juga tergolong sangat positif. Forum-forum besar seperti Reddit, Discord, hingga media sosial * dipenuhi oleh pujian terhadap kualitas visual, stabilitas server, serta peningkatan signifikan di sisi mekanik permainan.
Tak sedikit pula yang menyebut bahwa Battlefield 6 adalah seri terbaik setelah Battlefield 1. Ini berkat identitas perang modern yang kuat dan sinematik.
Keberhasilan ini juga menjadi sinyal positif bagi masa depan seri Battlefield. Jika tren ini terus bertahan, kemungkinan besar EA akan kembali menempatkan Battlefield sebagai andalan utama. Khususnya di lini game FPS kompetitif, bersaing langsung dengan Call of Duty dan Rainbow Six Siege.
Melihat bagaimana Battlefield 6 mampu memikat jutaan pemain hanya dalam waktu singkat, tampaknya EA memang benar-benar berada di jalur yang tepat. Mereka berusaha mengembalikan kejayaan franchise mereka.
Dengan angka pemain aktif yang tinggi dan penjualan yang terus melonjak, banyak pihak optimis bahwa Battlefield 6 akan segera masuk ke fase keuntungan besar. Ini menjadi salah satu rilisan paling sukses di tahun 2025.
Artikel ini ditulis oleh Iqbal peserta program magang di Bantentv.com.Konten telah melalui proses penyuntingan oleh tim redaksi.
Redaktur: AF Setiawan